SMPN 1 Ciwaringin Terapkan Kurikulum Merdeka

Kamis, 17 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kabupaten Cirebon ptrolinews’86.com – Kurikulum bukan suatu dokumen yang statis, melainkan dinamis, karena selalu berubah mengikuti perkembangan zaman. Di dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka, tidak ada kewajiban bagi sekolah untuk menerapkannya, tetapi menjadi sebuah pilihan yang bisa ditetapkan dengan keputusan bersama.

 

Kata kepala sekolah Sekolah Menengah Pertaman Negri (SMPN) 1 Ciwaringin H Kartiwan SPd MM, kepada media diruang kerjanya, Kamis (17/11/2022) saat memaparkan implementasi kurikulum merdeka belajar dilingkungan wilayah kerjanya.

 

” Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.” kata H Kartiwan.

 

Karena menurutnya dalam hal ini. Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Dan Projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah.

 

Dan dikatakannya. Projek tersebut tidak diarahkan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran. ” Kurikulum menentukan materi yang diajarkan di kelas. Kurikulum juga mempengaruhi kecepatan dan metode mengajar yang digunakan guru untuk memenuhi kebutuhan peserta didik.” ungkapnya.

 

Dalam projek penguatan profil pelajar pancasila. Menurutnya, pihaknya sudah melakakukannya satu diantara anak-anak belajar berwirausaha dengan menggelar bazar dilingkungan sekolah dengan berbagai menu makanan dan jajanan kearifan lokal. Dan Alkhamdulillah hasilnya cukup memuaskan, terlihat anak-anak sangat antusias sekali.

 

Dan dikatakannya. Dalam hal ini peserta didik berkesempatan untuk mengeksplorasi pengetahuan dan keterampilan tersebut
meskipun mereka belum mempelajarinya dalam intrakurikuler. Bahkan, projek yang mereka lakukan dapat menjadi pengetahuan awal yang mendorong mereka lebih siap untuk mempelajarinya lebih jauh dalam intrakurikuler.

 

Dan terkahir. Untuk peserta didik kami arahkan sampai pada kopetensi dan karakter yang terdapat dalam profil pelajar Pancasila, perlu penguatan selain di intrakkhlikuler, ektrakulikuler dan program lainnya.” pungkasnya. *(Agustian)*

Berita Terkait

Tujuh Mata Lomba Ikut Memeriahkan HUT PGRI di Kecamatan Cipaku Ciamis
Bau Tak Sedap Dana BOS..! 13 SDN di Kecamatan Depok Berpotensi Bakal Berhadapan dengan Persoalan Hukum
Daftar Sekolah SMA/ SMK Negeri Swasta di Kabupaten Kuningan
SMA-SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Majalengka
Madrasah Aliyah Negeri 2  Kota Cirebon Hari ini lagi diperiksa BPKP
Buka Bimtek Penguatan Peran PPID Sekolah Se-Cadisdik Wilayah IV, Kadisdik Dorong Perkuat Ekosistem dan Komunikasi Publik
Kekurangan Tenaga Pengajar, Siswa Kelas 3 dan 6 SDN 2 Rancahan Belajar Satu Ruangan
Kapolres Hadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Tegaskan Komitmen Polisi Peduli Pendidikan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Tujuh Mata Lomba Ikut Memeriahkan HUT PGRI di Kecamatan Cipaku Ciamis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Bau Tak Sedap Dana BOS..! 13 SDN di Kecamatan Depok Berpotensi Bakal Berhadapan dengan Persoalan Hukum

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Daftar Sekolah SMA/ SMK Negeri Swasta di Kabupaten Kuningan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:02 WIB

SMA-SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Majalengka

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Madrasah Aliyah Negeri 2  Kota Cirebon Hari ini lagi diperiksa BPKP

Berita Terbaru