Sempat Melonjak Tinggi, Harga Cabai Dan Daging Sapi Berangsur Turun

- Penulis Berita

Selasa, 12 April 2022 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur,patrolinews86.com -Harga cabai rawit di pasar tradisional Cianjur Jawa Barat, mulai mengalami penurunan dari Rp 60.000 per kilogram menjadi Rp 49.000 per kilogram, meski belum mencapai harga normal.

Kepala UPTD Pasar Induk Pasir hayam Cianjur, Doni mengatakan penurunan harga cabai dan kebutuhan pokok lainnya disebabkan stok yang mulai meningkat di tingkat agen dan distributor seiring panen raya petani.
“Sejak tiga hari terakhir, harga cabai yang sempat melambung, saat ini menjadi Rp 49.000 per kilogram, cabai keriting dari Rp 40.000 menjadi Rp 35.000 per kilogram, hanya bawang merah dan putih mengalami kenaikan kenaikan Rp 1.000 menjadi Rp 30.000 per kilogram,” ungkapnya. (12/04/2022).

Ia menjelaskan, penurunan harga juga terjadi untuk daging sapi dan ayam yaitu daging sapi dijual Rp 130.000 dari Rp 150.000 per kilogram sebelum masuknya puasa dan daging ayam turun Rp 3.000 menjadi Rp 37.000.
Pihaknya memperkirakan kenaikan harga akan kembali terjadi satu pekan menjelang lebaran, tetapi kenaikan tidak akan sampai melambung, karena koordinasi dengan pemangku kepentingan akan dilakukan untuk stabilisasi harga, termasuk dengan operasi pasar, “Jelasnya.

Dinas akan menggelar operasi pasar murah untuk menekan kenaikan harga kalau sampai melambung tinggi, semoga tahun ini kenaikan harga kebutuhan pokok dan sayur mayur tidak sampai melambung,” ujarnya.

Sementara itu, pedagang di Pasar Induk Pasirhayam Cianjur, mencatat penurunan harga kebutuhan pangan sudah terjadi sejak tiga hari yang lalu, seiring melimpahnya stok di tingkat agen dan distributor, meski penurunan belum kembali ke harga normal.
“Perkiraan kami turun kembali ke harga normal biasanya setelah lebaran, untuk saat ini, harga yang sudah turun seperti cabai, daging dan telur, termasuk untuk sembako hanya gula dan minyak goreng yang masih mahal,” kata Nani, pemilik kios sembako di Pasar Induk Pasirhayam.

Ia menambahkan harga kebutuhan pangan akan kembali meningkat sepekan menjelang Lebaran, karena tingginya permintaan barang-barang konsumsi dari masyarakat.
Kami juga berharap sama menjelang lebaran kenaikan harga tidak sampai melambung tinggi, “pungkasnya.
(Deden Sudiana)

Berita Terkait

Operasi Pasar Murah di Kota Pekalongan, Solusi Atasi Lonjakan Harga Kepokmas Jelang Ramadhan
Pameran UMKM Expo 2023, ajang Promosi Usaha Kecil Menegah di Majalengka
PT. Garda Utama Arthadarma Lakukan Sosialisasi Ketenagakerjaan di Ikatan Keluarga Cendrawasih Jakarta
PERTOKOAN JALAN RAYA SILIWANGI TIMUR TUTUP MEREKA PILIH HENGKANG
Bakti Sosial Pembagian Sembako Pasca Kenaikan Harga BBM di Wilayah Hukum Polresta Bogor Kota.
Monitoring PMK, Bhabinkamtibmas Kelurahan Harjamukti Pantau Kesehatan Hewan Qurban Jelang Idul Adha
Relawan Muda Tim 7 Satu Sikap 2024 Bersama Jokowi
Inovasi Layanan Pertanahan Kantor Pertanahan diresmikan Bupati Kuningan

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 11:13 WIB

GMOCT: Peredaran Rokok Ilegal di Kuningan, Jawa Barat Ancaman Serius yang Membutuhkan Tindakan Tegas

Kamis, 3 April 2025 - 10:11 WIB

Di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, peredaran rokok ilegal harus ditindak tegas oleh pihak berwajib

Rabu, 2 April 2025 - 14:31 WIB

Ketum GMOCT dan Ketua IWOI Jateng: Oknum Wartawan di Cilacap Dipolisikan, Kasus Pemerasan Berbuntut Panjang, Penjual Rokok Tanpa Cukai Koq Tidak Diproses?

Selasa, 1 April 2025 - 12:54 WIB

Pembunuh Sadis pada Wartawan ahirnya Dihukum Seumur Hidup!

Sabtu, 29 Maret 2025 - 22:29 WIB

Putusan PN Cikarang Tidak Berpihak ke Korban Dugaan Mal-praktek RS Eka Hospital Bekasi, Yessi Irmadani Ajukan Kasasi

Jumat, 28 Maret 2025 - 10:12 WIB

LPK-RI Laporkan Willy, Pemilik Toko Sinar Elektrik Glodok, atas Dugaan Penyitaan Paksa

Rabu, 26 Maret 2025 - 23:17 WIB

Gudang Motor Curian di Kalideres Digerebek, Polisi Buru Pelaku

Selasa, 25 Maret 2025 - 08:48 WIB

Perangkat Desa Cihirup Diminta Pertanggungjawabannya Atau Kita Akan Laporkan Ke Polisi

Berita Terbaru