Bandung patrolinews86.com (Rabu 13 Mei 2026) —— Terpilih sejak Oktober 2025, Ketua Umum IKA IKOPIN UNIVERSITY, Ekos Albar mendapat sorotan tajam dari salah seorang seniornya Ikhsan Indradewa. Meskipun memiliki visi-misi yang kuat dalam hal modernisasi organisasi, gaya komunikasi Ekos dinilai terlalu kaku, sehingga terlihat seperti ada jarak dengan para alumnus.
Dalam beberapa pertemuan terbuka, Ekos terlihat kesulitan mencairkan suasana. Sebagaimana ditegaskan dalam studi gaya kepemimpinan 2026. Ikhsan (yang dihubungi lewat selulernya) mengungkapkan bahwa pendekatan Ekos dalam beberapa acara yang dibawakannya “Gaya komunikasinya lebih seperti pimpinan ke bawahan yang kaku, bukan diskusi horizontal, padahal kami butuh komunikasi yang lebih partisipatif,” ujar Ikhsan, Ekos juga kurang Paham Budaya lokal ketidak luwesannya tidak hanya pada aspek komunikasi, tetapi juga pada pendekatan sosial-budaya di lingkungan kampus.
Ekos juga dinilai kurang peka dalam mengadopsi nilai-nilai kearifan lokal yang sudah menjadi tradisi di kampus tersebut, seperti budaya dialog santai di kantin kejujuran atau melibatkan senior dalam pengambilan keputusan.”Dalam pendekatan budaya, dia terlihat memaksakan sistem baru tanpa melihat konteks kearifan lokal. Situasi ini memicu kekhawatiran akan adanya penurunan partisipasi para alumni dalam program kerja IKA IKOPIN. Pemimpin modern seharusnya mampu menjadi jembatan narasi dan mengendalikan suasana, bukan sekadar administratif, sebagaimana disorot dalam analisis gaya kepemimpinan modern 2026.
Para alumnus berharap EKOS (yang bergelar Doktor itu) dapat lebih fleksibel dalam berkomunikasi dan belajar merangkul budaya lokal agar para alumni tidak terjebak dalam gaya kepemimpinan yang kaku, yang berisiko membuat para alumni menjadi kurang nyaman mendengar apa yang dipaparkannya…” pungkas Ikhsan. (HERDI RAHARJA).
























