Kajen – Patrolinews86.com.
Anggota Komisi X DPR RI, Ashraff Abu, melaksanakan kunjungan kerja ke beberapa sekolah di Kabupaten Pekalongan, Rabo ( 7/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Ashraff meresmikan sejumlah bangunan baru sekaligus meninjau bangunan lama yang telah direhabilitasi melalui aspirasi yang diperjuangkannya dari pemerintah pusat.
Ashraff Abu menjelaskan, kunjungan ke SD Bojongwetan merupakan bagian dari agenda kerja hariannya.
Sehari sebelumnya , ia juga menyambangi dua sekolah lainnya yang berada di wilayah Kecamatan Kesesi.
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung hasil realisasi pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, sekaligus memastikan kualitas bangunan yang telah dibiayai melalui anggaran pusat benar-benar sesuai harapan.
“Alhamdulillah, saya sudah meninjau langsung. Bangunannya bagus, ada gedung baru dan bangunan lama yang sudah direhabilitasi. Saya merasa puas dan semakin bersemangat melihat hasil perjuangan kita bersama,” ujar Ashraff Abu.
Ia menegaskan, bantuan infrastruktur pendidikan yang disalurkan bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan serta menunjang kualitas proses belajar mengajar di sekolah-sekolah, khususnya di Kabupaten Pekalongan.
Menurut Ashraff, rasa lelah selama memperjuangkan aspirasi pendidikan di tingkat pusat terbayar lunas setelah melihat langsung manfaat pembangunan tersebut di lapangan.
Selain meninjau infrastruktur, Ashraff Abu yang juga suami Bupati Pekalongan , juga memanfaatkan momentum kunjungan kerja untuk melakukan sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) kepada para wali murid. Ia menyebutkan, hingga saat ini sekitar 44 ribu beasiswa PIP telah disalurkan kepada siswa di daerah pemilihannya.
“Alhamdulillah, banyak wali murid yang hadir dan bisa berdialog langsung. Saya pastikan penyaluran PIP berjalan dengan baik, tanpa pemotongan atau penyimpangan. Di Kabupaten Pekalongan sejauh ini semuanya berjalan sesuai aturan,” tegasnya.
“Ini adalah tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat. Saya akan terus bekerja maksimal membawa program dan anggaran dari pusat ke daerah pemilihan, khususnya untuk pendidikan di Kabupaten Pekalongan. Insya Allah, meski ada efisiensi, tetap bisa kita maksimalkan,” ujarnya (dewi)

























