Kadisdik Jabar Tekankan Pendidikan Karakter Pancawaluya: Bangun Generasi Cageur, Bageur, Bener, Pinter Tur Singer

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sosialisasi Pendidikan Karakter Pancawaluya di SMKN 12 Bandung, Rabu (3/12/2025)

BANDUNG – patrolinres86.com -Pendidikan bukan sekadar kurikulum atau deretan angka di rapor. Pendidikan adalah proses membangun manusia seutuhnya—sehat raganya, kuat pikirannya, dan baik hatinya. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto, dalam Sosialisasi Pendidikan Karakter Pancawaluya di SMKN 12 Bandung, Rabu (3/12/2025).

Kadisdik menyatakan bahwa semangat tersebut tengah digerakkan secara masif di seluruh Jawa Barat. “Mulai dari jenjang PAUD hingga SMA, anak didik kita harus tumbuh dalam lingkungan yang sehat, penuh kasih, dan berkarakter,” tuturnya di hadapan peserta yang terdiri dari pengawas, kepala sekolah, serta guru SD, SMP, madrasah, SMA, SMK, dan SLB se-Kota Bandung.

Ia menekankan bahwa pembangunan karakter harus dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya, membiasakan siswa membawa bekal makanan sehat dari rumah, berjalan kaki menuju sekolah agar tetap bugar, serta mengedepankan keteladanan dari guru dan orang tua, bukan sekadar memberi instruksi.

“Semuanya adalah bagian dari Pancawaluya, konsep pendidikan berkarakter yang menumbuhkan generasi cageur, bageur, bener, pinter tur singer. Inilah arah pembangunan pendidikan di Jawa Barat, bukan sekadar instruksi, tetapi gerakan bersama untuk menanamkan nilai kehidupan sejak dini,” jelas Purwanto.

Kadisdik menambahkan bahwa ketika guru, kepala sekolah, dan pemerintah bergerak dalam satu visi, sekolah akan menjadi lebih dari sekadar tempat belajar, melainkan ruang tumbuhnya masa depan generasi bangsa.

Usai kegiatan, Purwanto didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Asep Yudi Mulyadi, serta Kepala SMKN 12 Bandung, Riki Syamsul Fahrudin, meninjau pembangunan ruang kelas baru (RKB) serta bengkel praktik konstruksi rangka pesawat udara di sekolah tersebut.

( H. Sutejo)

Berita Terkait

Aceng Syamsul Hadie (ASH): Kasus Pemotongan 18 Orang Rambut Siswi di SMKN 2 Garut adalah Pelanggaran Berat dan Mencederai Martabat Perempuan.
PGSI Adakan Halal Bihalal Dengan DPRD Indramayu Untuk Jalin Silaturahmi Dan Penyampaian Aspirasi*
Plt Kadisdik Majalengka : Ir.Iman Firmansyah MM, Mari wujudkan Kabupaten Majalengka Langkung Sae sejalan dengan Visi dan Misi serta harapan Bupati  
GAYA SEMESTA SMPN 2 Kuningan: Pelepasan Relawan Peace Corps dan Peluncuran Buku Bilingual “In Another Life”
Hasil Turnamen E-Sports Kapolres Boyolali 2026, Ini Para Juara
Hardiknas 2026, Saatnya Bersatu Mencetak Generasi Masa Depan Bangsa
Hardiknas di Brebes, Ribuan Pelajar Deklarasi Keselamatan Tembus Rekor MURI
SDN 3 Way Terusan SP.3 Peringati Hari Pendidikan Nasional 2026
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:13 WIB

Aceng Syamsul Hadie (ASH): Kasus Pemotongan 18 Orang Rambut Siswi di SMKN 2 Garut adalah Pelanggaran Berat dan Mencederai Martabat Perempuan.

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:17 WIB

PGSI Adakan Halal Bihalal Dengan DPRD Indramayu Untuk Jalin Silaturahmi Dan Penyampaian Aspirasi*

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:56 WIB

Plt Kadisdik Majalengka : Ir.Iman Firmansyah MM, Mari wujudkan Kabupaten Majalengka Langkung Sae sejalan dengan Visi dan Misi serta harapan Bupati  

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:02 WIB

GAYA SEMESTA SMPN 2 Kuningan: Pelepasan Relawan Peace Corps dan Peluncuran Buku Bilingual “In Another Life”

Senin, 4 Mei 2026 - 21:02 WIB

Hasil Turnamen E-Sports Kapolres Boyolali 2026, Ini Para Juara

Berita Terbaru

eropa365