Peringatan HAN, Bupati Dian: Tanamkan Kecintaan pada Budaya Lokal Sejak Dini

Minggu, 27 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan ini digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kuningan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Acara tersebut dihadiri ratusan anak dari berbagai sekolah dan forum anak yang ada di Kabupaten Kuningan.

Bunda  PAUD Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi bagi semua pihak.

“Tahun 2025 ini, Peringatan HAN bukan hanya seremoni, tetapi menjadi ajang refleksi. Apakah kita sebagai orang dewasa, orang tua, pendidik, dan pemangku kebijakan sudah benar-benar hadir dalam kehidupan anak-anak? Hadir bukan hanya secara fisik, tapi dengan cinta, perhatian, dan komitmen untuk memastikan tumbuh kembang mereka berjalan optimal baik fisik, mental, maupun emosional,” ujarnya.

Ia juga mengatakan,  anak-anak merupakan harapan masa depan. Oleh karenanya, pembangunan karakter anak tidak bisa hanya diserahkan kepada pendidikan formal semata.

“Perkembangan anak harus dipadukan dengan pemenuhan hak dasar mereka, mulai dari kesehatan, gizi, perlindungan dari kekerasan, hingga penguatan nilai moral dan spiritual. Kita ingin anak-anak Kuningan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental, sopan dalam perilaku, dan kuat dalam nilai-nilai kebangsaan dan spiritual,” terang Ela.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, dalam sambutannya menegaskan pentingnya lingkungan yang sehat dan penuh kasih sayang untuk menunjang tumbuh kembang anak.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai budaya. Ia menyinggung fenomena ketergantungan anak terhadap perangkat digital yang dikhawatirkan mengabaikan hak-hak anak.

“Festival Anak Kuningan ini sekaligus mengangkat isu budaya digital. Jangan sampai dawai menjadi ketergantungan hingga mengabaikan hak anak. Mari ajak anak untuk belajar keseimbangan melalui olah pikir, olah hati, dan olah raga. Tanamkan keimanan dan ketakwaan, serta kecintaan terhadap budaya lokal,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa hari ini ada Gerakan Shalat Subuh 10.000 Anak Muslim se-Kabupaten Kuningan yang dilaksanakan serentak di setiap masjid, semoga akan terus berkelanjutan. “Mari ajarkan anak-anak kita untuk shalat berjemaah dan membaca Al-Qur’an sejak dini,” ucap Bupati.

IMG 4859 IMG 4880 IMG 4891 IMG 4856 IMG 4905 IMG 4832 IMG 4930 IMG 4909

Berita Terkait

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas
Dipertuan Agung DANRI Sultan Sepuh Cirebon Tegaskan Adab Nusantara Lewat Kunjungan kepada Para Presiden RI
*Cara Memperoleh Kemudahan dan Ampunan Allah* 
Giat Baksos Di Mesjid Nurul Huda Bebeng: Wujud Kepedulian dan Toleransi Antar Umat Beragama.
Penutupan Pertandingan Bulutangkis Tiga Pilar Dandim Cup dalam Rangka HUT ke-80 TNI Tahun 2025
Saprudin Sekdes Windujaya Sedong Dilaporkan Ke Polisi, Dampak Dari Pemukulan Yang Dilakukannya Terhadap Anak Dibawah Umur
Polres Pekalongan Kota Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1447 H/2025, Wujudkan Silaturahmi dan Kamtibmas Kondusif
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:28 WIB

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:38 WIB

Dipertuan Agung DANRI Sultan Sepuh Cirebon Tegaskan Adab Nusantara Lewat Kunjungan kepada Para Presiden RI

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:37 WIB

*Cara Memperoleh Kemudahan dan Ampunan Allah* 

Senin, 3 November 2025 - 11:43 WIB

Giat Baksos Di Mesjid Nurul Huda Bebeng: Wujud Kepedulian dan Toleransi Antar Umat Beragama.

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:00 WIB

Berita Terbaru