Kasus DAU Rp30,5 Miliar Menggantung, PW-FRN Counter Polri Desak Kejari Cirebon Transparan!

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA CIREBON, PATROLINEWS86.COM

– Dugaan penyalahgunaan Dana Alokasi Umum (DAU) Spesifik Grant Tahun 2023 senilai Rp30,5 miliar di Kota Cirebon hingga kini masih menggantung tanpa kejelasan. Kondisi ini memicu sorotan tajam dari berbagai pihak, termasuk dari Persatuan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN) Counter Polri.

Pada rabu (8/4/2026), perwakilan PW-FRN Counter Polri secara tegas mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cirebon untuk membuka secara transparan proses penyelidikan yang tengah berjalan.

“Jangan biarkan kasus ini menjadi bola liar di tengah masyarakat. Jika memang tidak ada kerugian negara, sampaikan secara terbuka. Jika ada, ungkap siapa yang bertanggung jawab,” tegas perwakilan PW-FRN Counter Polri.

🔎 Kasus Besar, Tapi Status Tak Jelas

Kasus yang menyangkut anggaran fantastis tersebut menjadi perhatian publik karena hingga kini belum ada kejelasan final. Di satu sisi, muncul pernyataan bahwa tidak ditemukan kerugian negara, namun di sisi lain proses hukum belum dihentikan secara resmi.

Kondisi ini dinilai menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

“Kalau memang tidak ada kerugian negara, kenapa belum ada penghentian penyidikan? Ini harus jelas. Jangan sampai publik menilai ada yang ditutup-tutupi,” lanjutnya.

⚖️ Transparansi Jadi Kunci

PW-FRN Counter Polri menekankan bahwa keterbukaan informasi merupakan hal mutlak dalam penanganan kasus yang menyangkut uang negara dan kepentingan publik.

Menurut mereka, Kejari Kota Cirebon harus berani menyampaikan:

Hasil penyelidikan secara utuh

Status hukum perkara saat ini

Langkah lanjutan yang akan diambil

“Ini uang rakyat. Masyarakat berhak tahu ke mana arah penanganan kasus ini. Transparansi adalah kunci agar tidak muncul kecurigaan,” tegasnya lagi.

🚨 Peringatan Keras: Jangan Biarkan Kasus Menguap

PW-FRN Counter Polri juga mengingatkan agar kasus ini tidak berakhir tanpa kejelasan hukum.

Mereka menegaskan akan terus mengawal proses ini hingga tuntas, serta mendorong aparat penegak hukum bertindak profesional dan akuntabel.

“Jangan sampai kasus sebesar ini menguap begitu saja. Kami akan terus mengawal sampai ada kepastian hukum yang jelas,” pungkasnya.

🧠 Penutup

Kasus dugaan penyalahgunaan DAU Spesifik Grant Rp30,5 miliar ini kini menjadi ujian serius bagi integritas penegakan hukum di Kota Cirebon. Publik menanti, apakah kebenaran akan dibuka secara terang, atau justru tenggelam dalam ketidakjelasan.

( MH. Sutejo)

Berita Terkait

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Diduga Edarkan 48 Butir Obat Hexymer, Dua Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Pekalongan
Asas Final and Binding Hasil Kesepakatan Keadilan Restoratif
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah

Berita Terbaru

Uncategorized

Casino non AAMS in Italia – vantaggi e svantaggi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB

Uncategorized

Fortune Tiger slot de cassino

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB

Uncategorized

Top 10 Casinos en Ligne (2026) – Sites Fiables & Légaux

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB