Polres Kuningan berhasil amankan pembobol Toko Di Kuningan 

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatreskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis menunjukan barang bukti Pelaku Pembobol Toko

Kuningan Jawa barat patrolinews86.com – Terduga pelaku pembobol toko, atau Pencurian dengan Pemberatan, di Toko Sri Mulya Mart, Dusun Wage, Desa Ragawacana, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, berhasil ditangkap Satuan Reskrim Polres Kuningan.

Ternyata para tersangka yang jumlahnya 3 orang  tersebut berasal dari lintas daerah. Yaitu A (41), peternak asal Kabupaten Batang; M (40), Wiraswasta asal Kabupaten Batang; serta S (45), Wiraswasta asal Kota Balikpapan. Ia kini ditahan di Polres Brebes, Polda Jawa Tengah.

Kasatreskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis menuturkan, bahwa aksi pencurian terjadi Sabtu, 24 Januari 2026 sekitar pukul 06.00, di Toko Sri Mulya Mart yang beralamat di Dusun Wage RT 014 RW 004 Desa Ragawacana, Kecamatan Kramatmulya.

Korban pemilik took, Slamet (37), warga Desa Gandasoli, Kecamatan Jalaksana. Peristiwa awal diketahui, saat toko akan dibuka. Korban terkejut, karena pintu took ditemukan dalam kondisi rusak. Banyak barang hilang.

Ketiga tersangka punya peran masing-masing. Tersangka A berperan sebagai pengemudi sekaligus pengarah lokasi target pencurian serta menjual barang hasil curian. Sementara tersangka M dan S bertugas menjebol pintu toko menggunakan linggis dan melakukan eksekusi pencurian di dalam toko,

“Pintu toko dirusak menggunakan alat, kemudian para pelaku masuk dan mengambil barang-barang di dalamnya,” tutur AKP Abdul Azis

Dari 3 tersangka, Ia mengamankan barang bukti berupa 3 buah gembok dalam keadaan rusak, 1 unit mobil Kijang Innova 2.4G tahun 2017 beserta kunci kontak, 1 buah linggis sepanjang 70 sentimeter, 2 unit telepon seluler, serta sejumlah pakaian yang digunakan saat beraksi.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf f dan g Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Yaitu pencurian secara bersekutu serta dilakukan dengan cara merusak untuk masuk ke tempat kejadian dan mereka terancam  pidana penjara paling lama tujuh tahun atau denda kategori V maksimal Rp500 juta.

Berita Terkait

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Diduga Edarkan 48 Butir Obat Hexymer, Dua Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Pekalongan
Asas Final and Binding Hasil Kesepakatan Keadilan Restoratif
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah

Berita Terbaru