Jalan Kanci–Sindang Laut Rusak Parah, Warga Desak Bupati Cirebon dan Dinas PUPR Bertindak Cepat.

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Cirebon, Patrolinews86.Com– Kondisi Jalan Kanci–Sindang Laut di Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, tepatnya di depan SMP Negeri 1 Astanajapura, dilaporkan rusak parah dan membahayakan pengguna jalan. Kerusakan tersebut telah berlangsung lama tanpa adanya perbaikan signifikan dari pemerintah daerah.

Jalan berstatus jalan kabupaten itu menjadi akses vital masyarakat dan jalur utama bagi aktivitas pendidikan. Namun, kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang dinilai sangat rawan kecelakaan, khususnya bagi para siswa yang setiap hari melintas menuju sekolah.
Fahrezi, warga setempat, mengaku kecewa dengan sikap Pemerintah Kabupaten Cirebon yang dinilai lamban merespons keluhan masyarakat.
“Sudah banyak korban yang jatuh karena jalan ini. Kami berharap Pemkab Cirebon dan Dinas PUPR Kabupaten Cirebon segera bertindak untuk memperbaiki jalan tersebut,” ujar Fahrezi, Kamis (5/2/2026).

Ia menambahkan, kerusakan jalan tersebut bukan terjadi dalam waktu singkat, melainkan sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya tindakan nyata dari pemerintah daerah.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan lemahnya perhatian terhadap keselamatan masyarakat.
Sorotan juga datang dari Aktivis Anti Korupsi Cirebon, Harun Sutejo. Ia menilai Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Dinas PUPR seolah menutup mata terhadap kerusakan infrastruktur yang berdampak langsung pada keselamatan publik.

“Pemerintah Kabupaten Cirebon seolah-olah tutup mata dengan kondisi ini. Kami berharap ada perhatian serius dan langkah konkret dari Pemkab Cirebon dan Dinas PUPR untuk segera memperbaiki jalan tersebut,” tegas Harun.

Lebih lanjut, Harun mengingatkan bahwa pembiaran jalan rusak yang menyebabkan kecelakaan dapat berimplikasi hukum. Ia merujuk pada Pasal 273 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang menyebutkan bahwa penyelenggara jalan yang tidak segera memperbaiki jalan rusak sehingga mengakibatkan kecelakaan dapat dikenakan sanksi pidana.

Selain itu, potensi kelalaian dalam pengelolaan dan pemeliharaan jalan juga dapat dikaitkan dengan Pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang kelalaian yang mengakibatkan orang lain luka berat atau meninggal dunia.

Masyarakat mendesak agar Bupati Cirebon segera menginstruksikan Dinas PUPR Kabupaten Cirebon untuk melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam, demi menjamin keselamatan pengguna jalan dan mencegah jatuhnya korban lebih lanjut.

(Hn/red)

Berita Terkait

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Berita Terbaru