Hari Disabilitas Internasional, Wabup Tuti : Pembangunan Sejati Adalah Pembangunan Yang Tidak Meningalkan Siapapun di Belakang

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNINGAN – Peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun 2025 tingkat Kabupaten Kuningan di gelar khidmat di Gedung DPRD Kuningan, Rabu (03/12/2025). Kegiatan diselenggarakan oleh DPRD Kuningan bersama Ikatan Sosial Pekerja Masyarakat (ISPM) sebagai organisasi yang konsen terhadap penyetaraan hak kaum disabilitas.

Peringatan di hadiri oleh Ketua DPRD beserta para Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kuningan, Jajaran Forkopimda, Para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Kuningan, Ketua Tim Penggerak PKK Kuningan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kuningan dan para penyandang disabilitas.

Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn yang hadir mewakili Bupati Kuningan dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen inklusivitas.

“Pembangunan sejati adalah pembangunan yang tidak meninggalkan siapa pun di belakang — no one left behind,” ujar Amih Tuti, sapaan akrab Wakil Bupati Kuningan.

Amih Tuti juga menekankan bahwa disabilitas bukan keterbatasan, melainkan perbedaan cara. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan pelayanan publik dan kebijakan yang lebih inklusif, mulai dari perencanaan hingga evaluasi pembangunan.

“Penghormatan kepada disabilitas harus hidup dalam sikap aparatur, dalam pelayanan publik, dan dalam denyut kehidupan masyarakat itu sendiri. Dan Hari Disabilitas Internasional harus menjadi tonggak perubahan cara pandang dari belas kasihan menuju penghormatan, dari keterbatasan menuju kesetaraan, dari pengabdian menuju pemberdayaan,” katanya.

Amih Tuti menegaskan penyandang disabilitas harus dilihat sebagai aktor utama, bukan objek pembangunan, melainkan subjek utama perubahan.

“Para penyandang disabilitas bukan pedang melainkan kekuatan, bagi kami mereka bukan keterbatasan melainkan sumber inspirasi bagi kita semua,” tambahnya.

Salah satu bentuk prestasi membanggakan datang dari Ibu Kokoy Kurnaeti, S.Pd., M.Pd., Kepala SLBN Taruna Mandiri Kuningan, yang baru saja meraih Juara 2 Nasional Anugerah GTK Hebat 2025 kategori Kepala SLB Dedikatif, dan mendapatkan penghargaan langsung dari Presiden Republik Indonesia.

“Yang menjadi inspirasi bagi kita, bahwa seorang kepala sekolah penyandang disabilitas dari Kuningan berhasil mengungguli para nominasi non-disabilitas lainnya. Program unggulannya, Penguatan SLB Vokasional melalui Program Taruna Nagara (Ngahiji, Ngabakti, Ngajadi, Raharja), dinilai mampu mendorong kemandirian, kreativitas, serta kemampuan vokasional siswa berkebutuhan khusus. Ia diberi penghargaan langsung oleh Presiden” Ujar Amih bangga.

Dalam penutup sambutannya, Amih Tuti mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membuka lebih banyak ruang dan peluang bagi penyandang disabilitas.

“Wajah kemanusiaan suatu daerah tidak diukur dari megahnya gedung-gedungnya, tetapi dari bagaimana ia memuliakan warganya yang paling rentan,” tegasnya.

Kegiatan juga diisi oleh berbagai pentas seni yang dilakukan oleh penyandang disabilitas serta penyerahan bantuan kepada yang membutuhkan. Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 diharapkan menjadi gerakan bersama menuju Kabupaten Kuningan yang semakin ramah dan inklusif bagi seluruh warga disabilitas. (BagProkompim/SetdaKuningan)

WhatsApp Image 2025 12 04 at 08.11.13 1 WhatsApp Image 2025 12 04 at 08.11.13 WhatsApp Image 2025 12 04 at 08.11.12 WhatsApp Image 2025 12 04 at 08.11.07 WhatsApp Image 2025 12 04 at 08.11.06 WhatsApp Image 2025 12 04 at 08.11.04 WhatsApp Image 2025 12 04 at 08.10.45 WhatsApp Image 2025 12 04 at 08.10.42 WhatsApp Image 2025 12 04 at 08.10.40 WhatsApp Image 2025 12 04 at 08.10.35WhatsApp Image 2025 12 04 at 08.22.07

Berita Terkait

Aktivis Anti korupsi mendesak  Dana BOS di SDN I Curug dan SDN I Susukan Lebak bisa di proses Auditor
MTs Baitul Arqom Madrasah Favorit
Masuk ke Sekolah-Sekolah, Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan Wanti-wanti Pelajar: Stop Bullying dan Bijak Medsos!
Kepercayaan Publik Tergerus,Laskar  LMPI Desak Evaluasi Kepemimpinan Kepala SMA 3 Kuningan
Dies Natalis ke-31 Yayasan Taruna Mandiri dan SLBN Taruna Mandiri ke-18 di Kabupaten Kuningan
Aparat Penegak Hukum Diminta periksa  Kepsek SMKN 1 Rancabali  anggaran dana BOS dan revitalisasi Rp.7 miliar lebih diduga bermasalah
Perkoprasian dan ekonomi Pancasila akan menjadi mata kuliah wajib diperguruan tinggi.
408 Siswa OSIS se-Jawa Barat Ikuti Pendidikan Karakter Gapura Pancawaluya Angkatan VII
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WIB

Aktivis Anti korupsi mendesak  Dana BOS di SDN I Curug dan SDN I Susukan Lebak bisa di proses Auditor

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:04 WIB

MTs Baitul Arqom Madrasah Favorit

Senin, 12 Januari 2026 - 17:43 WIB

Masuk ke Sekolah-Sekolah, Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan Wanti-wanti Pelajar: Stop Bullying dan Bijak Medsos!

Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:13 WIB

Kepercayaan Publik Tergerus,Laskar  LMPI Desak Evaluasi Kepemimpinan Kepala SMA 3 Kuningan

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:32 WIB

Dies Natalis ke-31 Yayasan Taruna Mandiri dan SLBN Taruna Mandiri ke-18 di Kabupaten Kuningan

Berita Terbaru

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

Ditjen Bina Keuda Kemendagri Satukan Persepsi Keuangan Daerah Lewat Rakornas

Jumat, 16 Jan 2026 - 14:15 WIB