ARM Soroti Dugaan Penyimpangan Proyek Revitalisasi SD di Kota Cirebon, Siap Laporkan ke Penegak Hukum

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cirebon, 30 September 2025 –
Proyek revitalisasi satuan pendidikan Sekolah Dasar di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Cirebon Tahun Anggaran 2025 kembali menuai sorotan. Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) menuding adanya dugaan penyimpangan hingga mark-up anggaran pada proyek yang dibiayai dari APBN tersebut.

Ketua Umum ARM, Furqon Mujahid Bangun—yang akrab disapa Bang Jahid—menyampaikan temuan ini saat berbincang dengan awak media di salah satu hotel di kawasan Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Selasa (30/9). Menurutnya, sejumlah SD menjadi sampel kajian awal ARM, di antaranya:

SD Negeri Larangan 1

SD Negeri Pelandakan 1

SD Negeri Majasem 1

SD Negeri Silih Asah

SD Negeri Api-api

SD Negeri Nusantara Jaya

“Tim investigasi ARM menemukan indikasi adanya mark-up serta ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan di lapangan. Fakta-fakta awal ini bahkan mengarah pada dugaan kuat adanya keterlibatan oknum pejabat Dinas Pendidikan Kota Cirebon yang diduga mengatur dan mengkondisikan proyek sejak awal,” tegas Bang Jahid.

Ia menambahkan, ARM telah mengantongi bukti foto lapangan dan dokumen pendukung terkait dugaan penyimpangan tersebut. Bila terbukti mengandung unsur tindak pidana korupsi, ARM memastikan tidak akan tinggal diam.

“Semua berkas dan fakta yang kami miliki akan segera kami bawa ke ranah hukum. Kami siap melaporkannya ke KPK, Kejaksaan, maupun Kepolisian. Dugaan penyimpangan ini tidak bisa dibiarkan karena menyangkut masa depan pendidikan anak-anak kita,” tutupnya.

Rilis ini menandai sikap tegas ARM dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas anggaran pendidikan di Kota Cirebon.

 

Screenshot 20250930 200323 1
( Hrn/red)

 

Berita Terkait

Didi Sunardi Kepala SMPN 2 Susukan Lebak, komitmen luluskan siswa yang siap berdaya saing 
Rida Mufidah, juara 1 Mapel Geografi MA dalam OMI Tingkat Kabupaten Bandung 2025, Berharap Bisa Melanjutkan Kuliah
Aktivis Anti korupsi mendesak  Dana BOS di SDN I Curug dan SDN I Susukan Lebak bisa di proses Auditor
MTs Baitul Arqom Madrasah Favorit
Masuk ke Sekolah-Sekolah, Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan Wanti-wanti Pelajar: Stop Bullying dan Bijak Medsos!
Kepercayaan Publik Tergerus,Laskar  LMPI Desak Evaluasi Kepemimpinan Kepala SMA 3 Kuningan
Dies Natalis ke-31 Yayasan Taruna Mandiri dan SLBN Taruna Mandiri ke-18 di Kabupaten Kuningan
Aparat Penegak Hukum Diminta periksa  Kepsek SMKN 1 Rancabali  anggaran dana BOS dan revitalisasi Rp.7 miliar lebih diduga bermasalah
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 04:38 WIB

Didi Sunardi Kepala SMPN 2 Susukan Lebak, komitmen luluskan siswa yang siap berdaya saing 

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:50 WIB

Rida Mufidah, juara 1 Mapel Geografi MA dalam OMI Tingkat Kabupaten Bandung 2025, Berharap Bisa Melanjutkan Kuliah

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WIB

Aktivis Anti korupsi mendesak  Dana BOS di SDN I Curug dan SDN I Susukan Lebak bisa di proses Auditor

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:04 WIB

MTs Baitul Arqom Madrasah Favorit

Senin, 12 Januari 2026 - 17:43 WIB

Masuk ke Sekolah-Sekolah, Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan Wanti-wanti Pelajar: Stop Bullying dan Bijak Medsos!

Berita Terbaru