Oleh : Gregorius Cristison Bertholomeus, S.H.,M.H
Digital ghosting ialah fenomena di mana seseorang tiba-tiba menghilang atau berhenti berkomunikasi secara digital tanpa penjelasan atau peringatan.
Hal ini seringkali terjadi setelah interaksi online yang intens atau hubungan virtual yang dekat.
Digital ghosting dapat terjadi di media sosial, aplikasi pesan, atau platform online lainnya, dan dapat disebabkan oleh berbagai alasan seperti kehilangan minat, takut menghadapi konflik, perubahan prioritas, atau masalah teknis.
– Kasus Digital Ghosting dalam Masalah Percintaan.
Dalam konteks percintaan, digital ghosting dapat terjadi ketika seseorang secara tiba-tiba berhenti merespons pesan atau interaksi online tanpa penjelasan apapun darinya. Hal ini dapat menyebabkan perasaan bingung, kecewa, atau bahkan trauma bagi orang yang “dighosting”.
Contoh kasus digital ghosting dalam percintaan adalah ketika seseorang menghilang setelah beberapa kali berkencan atau berinteraksi online, tanpa memberikan penjelasan atau kabar terbaru.
– Kasus Digital Ghosting di Dunia Kerja.
Digital ghosting juga dapat terjadi di dunia kerja, baik sebagai korban atau pelaku.
Contoh kasus digital ghosting di dunia kerja adalah ketika seorang karyawan berhenti tanpa pemberitahuan, atau ketika seorang perekrut tidak memberitahu hasil rekrutmen kepada pelamar.
Menurut survei, 28% pencari kerja telah melakukan ghosting terhadap perusahaan, sementara 76% perusahaan telah di-ghosting oleh pencari kerja.
– Bentuk-Bentuk Perilaku Ghosting di Dunia Kerja.
Beberapa bentuk perilaku ghosting di dunia kerja antara lain:
– Karyawan Berhenti Tanpa Pemberitahuan :
Karyawan yang berhenti tanpa memberikan pemberitahuan kepada atasan atau perusahaan.
– Pencari Kerja Tidak Datang pada Jadwal Rekrutmen :
Pencari kerja yang tidak hadir pada jadwal rekrutmen tanpa alasan yang jelas.
– Perusahaan Tidak Memberitahu Hasil Rekrutmen :
Perusahaan yang tidak memberitahu hasil rekrutmen kepada pelamar.
– Dampak Digital Ghosting.
Digital ghosting dapat memiliki dampak negatif pada kesejahteraan mental dan emosi seseorang.
Beberapa dampak digital ghosting antara lain:
– Kehilangan Koneksi :
Digital ghosting dapat menyebabkan kehilangan koneksi dengan orang-orang yang sebelumnya terhubung melalui komunikasi digital atau tatap muka.
– Kebingungan dan Frustrasi :
Digital ghosting dapat menyebabkan kebingungan dan frustrasi karena tidak ada penjelasan mengenai alasan mengapa komunikasi terhenti.
– Kerugian Profesional :
Digital ghosting dapat menyebabkan kerugian dalam hal komunikasi dengan klien, rekan kerja, atau mitra bisnis.
– Cara Mengatasi Digital Ghosting.
Beberapa cara untuk mengatasi digital ghosting antara lain:
– Keterbukaan dan Komunikasi :
Memberikan penjelasan secara terbuka dan jujur dapat membantu mengurangi kebingungan dan menunjukkan rasa hormat terhadap pihak lain.
– Menetapkan Batasan :
Menetapkan batasan yang jelas mengenai komunikasi dan interaksi dapat membantu mencegah situasi digital ghosting.
– Mengelola Kesehatan Emosional :
Mengelola kesehatan emosional dapat membantu menghadapi situasi digital ghosting dengan lebih baik.
Dalam konteks hukum, digital ghosting dapat dianggap sebagai perbuatan yang tidak etis dan tidak sopan.
Sayangnya, tidak ada undang-undang yang secara spesifik mengatur tentang digital ghosting.
Oleh karena itu, penting untuk memahami norma-norma sosial dan etika dalam berinteraksi online.
– Kesimpulan.
Digital ghosting adalah fenomena yang semakin umum dalam era digital saat ini.
Dengan memahami penyebab dan dampak digital ghosting, serta menerapkan strategi untuk mengelolanya, kita dapat mengurangi dampak negatif dan menjaga kesehatan hubungan digital kita.
Penting untuk memahami norma-norma sosial dan etika dalam berinteraksi online, serta untuk mengelola kesehatan emosional dan komunikasi yang efektif.
Sebagai penulis, saya berharap artikel ini dapat membantu meningkatkan kesadaran tentang fenomena digital ghosting dan cara mengatasinya.
Dengan memahami dan mengatasi digital ghosting, kita dapat menjaga hubungan digital yang sehat dan efektif untuk selama-lamanya.
























