Kuningan patrolinews86.com – Di penghujung bulan Ramadhan, Balai Besar WIlayah Sungai Cimanuk Cisanggarung agelar Kick Off P3-TGAI tahun anggaran 2022 secara serentak di 300 titik lokasi pekerjaan secara hybrid melalui teleconfrence zoom meeting pada Selasa (26/4/2022). Acara ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung Dr. Ismail Widadi, ST, M.Sc dan jajarannya serta para kepala desa dan P3A yang bergabung secara virtual.
Dalam arahannya Kepala BBWS menginstruksikan agar seluruh pekerjaan P3-TGAI tahun 2022 ini wajib memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, khususnya para petani untuk mengingkatkan produktivitas padi. Kelak, hasil dari P3-TGAI ini diperkirakan mampu meningkatkan saluran irigasi sepanjang 83,75 Km di 7 kabupaten, menyerap tenaga kerja sebesar 261.300 Hari Orang Kerja (HOK), dan mengairi areal persawahan seluas 83.000Ha.
Adanya program P3TGAI ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan nasional sebagai perwujudan kemandirian ekonomi, meningkatkan kualitas irigasi pedesaan, dengan melibatkan partisipasi langsung dari masyarakat petani, hingga meningkatkan perekonomian masyarakat di musim pandemi
program percepatan peningkatan tata guna air irigasi yang berbasis peran serta masyarakat dan petani masih sangat di butuhkan oleh masyarakat lingkungan pertanian,maka pemerintah melalui APBN terus menggulirkan dana hibah di bidang pertanian guna meningkatkan taraf hidup petani melalui mekanisme pengelolaan tata kelola air dengan membangun dan memperbaiki saluran irigasi tersier.
Dengan memberi bantuan langsung yang di salurkan kepada kelompok tani yang terbentuk melalui wadah bernama Mitra Cai.
Pada tahun ini menurut informasi yang di dapat, kabupaten Kuningan mendapat bantuan pemerintah melalui BBWS Cisanggarung dan BBWS Citanduy yang tersebar di beberapa desa yang ada di kabupaten Kuningan
Salah satu penerima bantuan tersebut adalah kelompok tani Mitra Cai Citamiyang Desa Widarasari kecamatan Sindang Agung Kab.Kuningan dari BBWS Cimanuk Cisanggarung (cimancis).

Ketua kelompok tani mitra cai yang bernama Sukana disampaikan melalui Ekbang Tatang didampingi kepala Desa Widarasari yang bernama Parhan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas perhatian kepada kelompok Cai mitra Cai Tamiyang Desa Widarasari dengan harapan kelompok tani didesanya bisa meningkatkan taraf hidup dari hasil pertanian.
” Kami membangun saluran dari anggaran pemerintah ini seperti milik kami sendiri, tidak mau asal jadi atau asal asalan, kami mengutamakan kualitas dan kuantitas dengan tidak mengurangi RAB” kata ekbang Tatang pada media ini , Senin 16 Mei 2022 di lokasi proyek.

Berdasarkan investigasi dilapangan yang berada di lokasi proyek, Munjul Goong ,pekerjaan baru di laksanakan sekitar satu mingguan namun sudah mencapai 40 % ( 200 m ) dari volume 500 m panjang dan 80 cm tinggi serta 40 cm lebar dengan mutu bangunan sesuai Spec dan harapan petani.
Sementara ditempat yang sama ditambahkan Kades Desa Widarasari yang bernama Parhan, dirinya sangat mengharapkan sekali bantuan itu untuk tahun depan bisa mendapatkan kembali karena kebutuhan dilapangan masih banyak yang perlu dilakukan perbaikan terutama bagusnya selokan saluran air guna mengantisipasi kebutuhan pasokan air sawah di masyarakat guna meningkatkan tarap hidup petani dari hasil panen padi ataupun palawija.
Sementara susunan pengurus kelompok Cai mitra Cai Tamiyang Desa Widarasari ketua Sukana sekretaris Ela Mahela, bendahara Ade Gunawan dan Tim pendamping masyarakat Nunik.
.//ds
























