Menurutnya terlibatnya DAMRI sebagai penyedia jasa transportasi wisata ini tidak terlepas dari peningkatan pariwisata di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur. Menurutnya Klaten memiliki potensi wisata yang bisa lebih dikembangkan.
“Karena kaitannya peningkatan pariwisata sebagai penggerak ekonomi, kami ingin masuk disana, menstimulasi di sana, baik Rowo Jombor maupun Girpasang. Roda ekonomi masyarakat ikut tergerak. Salah satu penggerak yang harus ada adalah transportasi, kami menyediakan itu,” ungkapnya.
Kepala Dishub Klaten, Supriyono mengatakan hadirnya bus wisata tersebut merupakan kerja sama DAMRI dan Pemkab Klaten dalam rangka meningkatkan kunjungan ke destinasi wisata unggulan di Klaten. Dengan beroperasinya moda transportasi khusus itu, diharapkan akses wisatawan ke Klaten semakin mudah dan semakin banyak yang berwisata ke Klaten.
“Uji coba dilakukan di dua destinasi unggulan, Rowo Jombor dan Girpasang. Ke depan, jumlah destinasi wisata yang dijangkau bus wisata akan ditambah secara bertahap,” paparnya. (Samira/Kominfo)
Halaman : 1 2
























