Dari hasil pengecekan diperoleh informasi langsung dari para distributor dan agen ritail minyak goreng, lanjut Kapolres, bahwa saat ini stoknya masih mencukupi, namun karena saat ini menjelang bulan Ramadhan sehingga kebutuhan masyarakat akan minyak goreng sedikit meningkat, mengingat banyak kegiatan atau tradisi-tradisi masyarakat yang membutuhkan minyak goreng lebih banyak dibanding pada hari-hari biasanya.
Dengan demikian, lanjut Kapolres, stok minyak goreng untuk masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari menjelang Ramadhan pekan depan masih tersedia dan cukup aman.
“Alhamdulillah tadi kita cek dan saya bertemu langsung dengan para penyedia minyak goreng di PT. SGT, Debe Mall dan Pasar Pagi, semuanya masih tersedia cukup aman dan tidak mengalami kendala dalam pendistribusiannya,” terang Kapolres.
Beedasarkan informasi di lapangan dari para penyedia minyak goreng, sambung Kapolres, bahwa mereka menjual dengan harga Rp15.400,- / kg untuk minyak curah, sedangkan untuk minyak kemasan di DeBe Mall dan Pasar Pagi mereka menjual dengan harga Rp. 24.000,- per liter.
Demi memastikan stok minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tingkat terkecil atau rumah tangga dan warung-warung menjelang bulan Ramadhan ini aman , Kapolres menegaskan akan melakukan pengecekan setiap hari ke distributor dan agen penjualan demi terjaminnya proses distribusi dan harga penjualannya sudah sesuai HET.
“Kedepan kita akan melakukan koordinasi dengan para distributor, para agen dan toko serta warung penjual minyak goreng, agar tidak melakukan penjualan secara besar-besaran, tetapi layanilah kepada mereka yang memang membutuhkan minyak goreng. Hal ini kita lakukan untuk memastikan pendistribusian minyak goreng sampai pada level terkecil yaitu rumah tangga dan warung-warung. Harapan kita terkait harga, agar para pedagang betul-betul bisa dijaga, harganya harus disesuaikan dengan HET yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah,” tegas Kapolres.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
























