Bahkan, saat peresmian KIK 2017, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong hadir langsung, bersama Presiden Indonesia Joko Widodo.
“Kami sangat ingin melanjutkan kerja sama dengan Jawa Tengah. Singapura dan Indonesia merupakan tetangga dekat dan teman. Kawasan Industri Kendal merupakan kerja sama kami. Yang pertama di luar Batam, Bintan, dan Karimun,” tuturnya.
Dalam kunjungannya di KIK, Lee mengaku ingin melihat perkembangan investasi di Kendal dan menyaksikan langsung bagaimana sekolah vokasi (SMK) di Jateng berkontribusi dalam penyediaan tenaga kerja.
Menurutnya, perlu fasilitas pendidikan dan pelatihan vokasi guna meningkatkan kapasitas SDM masyarakat lokal di Kendal dalam rangka mendukung KIK.
“Tadi saya akan melihat Kendal Industrial Park secara langsung, untuk melihat perkembangan terkini. Dan yang menarik, tidak hanya menata kawasan industri, tapi disana juga melatih orang dengan skill yang dibutuhkan dunia kerja. Itu hal yang dibutuhkan antara pekerja, pencari kerja, dan pemerintah,” ungkap Lee.
Ia pun membeberkan fokus pembangunan Singapura dalam sepuluh sampai 15 tahun ke depan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
























