Dalam keterangannya Karutan Boyolali Agus Imam Taufik mengatakan ini untuk pertama sekali kegiatan Upacara dalam Rutan melibatkan dari perwakilan pihak luar, seperti pihak Forkompimca, Pramuka, tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Harapan kami, supaya pihak masyarakat luar tau dan melihat dengan mata kepala sendiri, bahwa didalam Rutan Boyolali tidak sesangar atau seburuk apa yang mereka dengar. Kalau di dalam Rutan itu sangar, kejam, dan hal hal yang buruk, itu tidak benar.
Dan kami berharap dari pihak luar bisa bekerja sama dengan Rutan Boyolali dalam membimbing Warga Binaan Pemasyarakatan(WBP), ujar Karutan.( Samira ).
Halaman : 1 2
























