Kemudian, pihaknya berpesan, Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah atau disingkat “Jasmerah” adalah semboyan yang terkenal yang diucapkan oleh Soekarno. Perjuangan para pahlawan patut kita jadikan sebagai motivasi dengan melakukan hal yang positif dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Jas Merah menjadi istilah yang memotivasi kita untuk mengisi kemerdekaan dengan membangun bangsa dan negara serta jangan melupakan dan meninggalkan hakikat dasar perjuangan yang sudah diletakkan dalam komitmen yang termaktub dalam filosofi Pancasila, UUD 1945 dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), jelas bupati.
Istilah ini, menurutnya, dipopulerkan oleh Presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno. Indonesia sebagai bangsa yang besar perlu menghayati dan memahami sejarah perjuangan bangsa ketika para pejuang rela mengorbankan jiwa dan raga merebut kemerdekaan dari kaum penjajah. Tanpa jasa mereka itu kita tidak akan menikmati suasana kemerdekaan saat ini.
Turut hadir juga dalam kegiatan Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH. , Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, Kajari kuningan L. Tedjo Sunarno, Ketua Pengadilan Kuningan Febri Purnamavita dan peserta undangan lainnya. (Ink/ds)
Halaman : 1 2
























