Peletakan batu pertama pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R)

Kamis, 8 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kuningan patrolinews86.com – Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH., MH. melakukan peletakan batu pertama pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) yang berada di Desa Wanasaraya, Kecamatan Kalimanggis, Kabupaten Kuningan, Kamis (8/7/2021).

Dalam kegiatan tesebut turut hadir Kepala Dinas PUTR Kabupaten Kuningan, H. Mas Ridwan Setiawan, Sh.,M.Si. , perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabuapten Kuningan, Kepala Desa Wanasaraya, D. Krisna Suhendar, M. Pd. , para Kepala Desa tetangga atau kepala desa lainnya dan Tokoh masyarakat setempat

Bupati Acep dalam sambutanya berharap, TPS 3R bisa dikelola dengan baik sehingga sangat bermanfaat untuk mengatasi masalah sampah di Desa.

“Niat baik dari kebijakan ini mudah-mudahan akan terasa manfaatnya dimasyarakat,  termasuk pada pembangunan juga harus baik dengan alat penunjang yang harus berfungsi diolah menjadi sesuatu yang bernilai baik dari sisi ekonomis,  sosial dan kesehatan,” ujarnya.

Teknologi  TPS 3R merupakan sistem pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos yang lebih efektif dan efesien. Hasil pengolahan sampah organik berupa kompos digunakan untuk pupuk tanaman hias dan herbal yang ditanam di lahan sekitar TPS untuk dijual.

Kemudian menurutnya, nanti akan ada teknologi serapan lainnya, sehingga perlakuan TPS 3R ini bukan berdasarkan karakteristik saja, tetapi sudah berbicara manfaat dari sampah tersebut.

“Insya Allah akan menjadi nilai strategis dan bermanfaat, dan itulah trik pemerintah. Saya menyambut naik, terima kasih kepada Bapak presiden dan Kementrian bahwa delapan Desa diberikan TPS 3R, dengan  ini tidak ada lagi melihat ada yang membuang sampah di sembarang tempat apalagi disungai, ” ungkapnya.

Keunggulan lain Teknologi TPS 3R yakni sebagai mesin pencacah sampah dengan modifikasi pada pisau pencacah sehingga lebih mudah untuk mencacah sampah organik yang bentuknya panjang dan tidak mudah macet.

Mesin pengayak kompos dengan modifikasi berupa ulir yang digunakan untuk mempermudah alur pengayakan sampah tanpa harus di dorong secara manual.

Terdapat pilihan roda engkol dimana dapat digunakan secara manual apabila mesin diesel rusak. Kompos cacing (Kascing) dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan, peralatan yang digunakan sederhana, cepat memanen hasilnya dan menghasilkan kompos berkualitas tinggi. (Inkm/ds)

Berita Terkait

Universitas Wiralodra Indramayu Adakan Seminar Nasional 2026, Bahas Peranan Hukum Dalam Ekonomi
Ichsan Indradewa, soroti gaya kepemimpinan IKA IKOPIN Ekos Albar.
Kabid Dinsos Kota Cirebon Enggan Beri Ruang Konfirmasi Terhadap Wartawan
DPRD Indramayu Soroti Dua “RAPERDA” Dalam Rapat Paripurna
APBD Kabupaten Cirebon 2026 Jadi Sorotan: Transparansi Dipertanyakan, Siapa Bermain?
KDM : Keraton di Cirebon akan Direvitalisasi dan Bakal Dibangun Plataran Caruban
Satuan Pelayanan Cirebon Distribusi MBG Masuk Ke Wilayah Indramayu Pertanyaan Juklak Dan Juknisnya
Tinjau Pelatihan Vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Wapres Dukung Penguatan SDM Berdaya Saing Global

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:54 WIB

Universitas Wiralodra Indramayu Adakan Seminar Nasional 2026, Bahas Peranan Hukum Dalam Ekonomi

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:55 WIB

Ichsan Indradewa, soroti gaya kepemimpinan IKA IKOPIN Ekos Albar.

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:53 WIB

Kabid Dinsos Kota Cirebon Enggan Beri Ruang Konfirmasi Terhadap Wartawan

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

DPRD Indramayu Soroti Dua “RAPERDA” Dalam Rapat Paripurna

Selasa, 12 Mei 2026 - 06:42 WIB

APBD Kabupaten Cirebon 2026 Jadi Sorotan: Transparansi Dipertanyakan, Siapa Bermain?

Berita Terbaru

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

Ichsan Indradewa, soroti gaya kepemimpinan IKA IKOPIN Ekos Albar.

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:55 WIB

eropa365