Semua Pada Tutup Mata : Eksplorasi Alam di Kab. Tuban Seakan Tak Tersentuh Hukum diduga ilegal

Senin, 27 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tuban patrolinews86.com – Belum lekang dari ingatan, berita terkait tambang limestone di wilayah Kecamatan Rengel, kini mencuat kembali dengan tambang lain di wilayah Kecamatan Bancar, yang juga masih wilayah Kabupaten Tuban.Diketahui, eksplorasi alam itu diduga ilegal dan terjadi besar-besaran terus berlangsung. Bahkan boleh dibilang secara terstruktur, masif dan terorganisir.

 

Hal itu lantaran telah berlangsung sejak lama dan aman-aman saja dalam aksinya merusak ekosistem alam, dan seakan tak terendus hukum, bahkan semua terkesan pada tutup mata seakan akan tidan pernah terjadi apa apa di Kab.Tuban.

 

Padahal kondisi yang patut dipertimbangkan  adalah dampak aktivitas tambang dan pencucian pasir yang ada, hingga berpotensi membahayakan bagi pengguna jalan. Bagaimana tidak? Tumpahan material tambang yang berceceran dan basah akibat tumpahan air pencucian pasir dari truk membuat jalanan menjadi licin dan rentan kecelakaan .

 

Berdasarkan penelusuran dan informasi yang telah didapatkan oleh awak media, dikabarkan bahwa tambang di Desa Sembungin Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban tersebut, adalah milik pria berinisial AS asal Surabaya, tak hanya itu, AS diketahui juga memiliki puluhan titik tambang di wilayah Kecamatan Jatirogo serta Kecamatan Tambakboyo yang namanya sudah tidak asing lagi disana.

 

Hingga berita ini ditayangkan, Tim Media belum berhasil menghubungi pemilik tambang dimaksud, guna menggali keterangan terkait aktivitas yang selama ini berlangsung karena sulit dihubungi bahkan kabarnya permainan galian semakin cantik dan sulit untuk di ungkap karena kuat dugaan disana diduga ada oknum-oknum tertentu yang bermain di dalamnya sehingga semuanya berjalan lancar dan pihak pihak tetkait yang lebih berkompeten lebih memilih tutup mata .

IMG 20230327 WA0147

Paktanya semua berjalan lancar padahal eksplorasi alam  sudah merusak tatanan dan perlu ditertibkan (Tim)

Berita Terkait

Dugaan kasus Dana UPK / BUMDESMA Sindangagung Kuningan Tetapkan 3 Tersangka kerugian mencapai Rp1,8 Miliar
Akhirnya Penyelidikan Terkait Pencurian Beras Bantuan Pangan Di Desa Ambit Mulai Ada Titik Terang Dan Muncul Terduga Para Pelakunya
Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Dugaan kasus Dana UPK / BUMDESMA Sindangagung Kuningan Tetapkan 3 Tersangka kerugian mencapai Rp1,8 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Akhirnya Penyelidikan Terkait Pencurian Beras Bantuan Pangan Di Desa Ambit Mulai Ada Titik Terang Dan Muncul Terduga Para Pelakunya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

LMPI Kuningan kini berubah Nama  menjadi LMP

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:22 WIB