Dhani: Berbisnis Itu Seperti Bercinta.

Selasa, 31 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Dhani: Berbisnis Itu Seperti Bercinta.

Brebes, Patrolinews86, Com.
Pengusaha muda dari Brebes Dhani Bagus Purnama menjelaskan, bahwa berbisnis ibarat sedang menjalin cinta. Dalam artian harus saling take and give dan kadang ada yang harus dikorbankan. Untuk itu, terlebih dahulu kenali produknya dan rawat dengan sepenuh hati sampai sedetil-detinya untuk mendapatkan produk yang berkualitas tinggi.

“Ibarat ingin mendapatkan pasangan hidup yang lestari maka harus ada perlakuan khusus terhadap produk dan yang mengelilinginya,” tutur Dhani saat menyampaikan presentasi Bisnis Milenial bersama OMG Kabupaten Brebes di Café Rajaswa, Sitanggal Larangan, Brebes, Minggu (29/1).

Mencapai sukses, lanjutnya, tidak lepas dari peran orang lain. Seorang Dhani, tidak berarti apa-apa bila tidak dibantu tangan-tangan trampil, pemikiran dan sepak terjang teman-teman di perusahannya. Dirinya tidak bisa bekerja sendiri, maka dibutuhkan bantuan dari orang-orang disekitarnya. Tak heran kalau kemudian satu persatu mitra kerjanya mendapatkan perhatian yang sama, tidak dibeda-bedakan.

Ketika merekrut karyawanpun, Dhani mengaku tidak melihat gelar kesarjanaan dan Iindeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang tercatat di ijasah. Pengusaha Telor Bakar Yes ini tidak menampik karyawan yang melamar dengan IPK tinggi akan diterima tetapi tiak diistimewakan. Dan yang bergelar tidak serta merta langsung menempati posisi tinggi, di kandung maksud agar karyawan tersebut menguasai dulu seluruh bidang pekerjaan, maka ketika harus naik tingkat atau promosi jabatan makin mahir.

“Hal yang paling utama, bila ingin bermitra dengan saya maka kejujuran dan atitudenyalah prasarat yang harus dipenuhi, tidak bisa ditawar-tawar. Bisnis apapun yang dijalankan, sangat membutuhkan kejujuran dari masing-masing personil,” tandasnya.

Diperusahaan, Dhani juga memposisikan diri sebagai karyawan juga, tidak bertindak sebagai bos. Semua yang terlibat adalah mitra kerja dalam posisi tanggung jawab masing-masing. Sehingga seorang Dhani juga tidak seenaknya mengambil uang perusahaan untuk keperluan pribadi.

Untuk menghindari kerugian, Dhani menceritakan ketika mengelola bahan baku jangan sampai ada yang terbuang. Misalkan, ada telor yang rusak, maka jangan langsung dibuang begitu saja. Telor yang pecah, retak, busuk harus dipisah-pisahkan dengan cermat.

Bila ada telor retak, jangan sampai dijajakan. Tetapi telor retak atau pecah itu bisa diolah lebih lanjut. Seperti untuk bahan pembuatan saos, dibuat kerupuk telor, disajikan dalam bentuk botok telur asin, telor pepes dan lain-lain. Jadi tidak ada yang terbuang sia-sia.

Dhani berharap, para calon pengusaha muda jangan mudah putus asa. Ada berbagai cara yang bisa ditempuh untuk tetap eksis dalam berbisnis. Semisal ada kendala, seperti terdampak Covid 19 yang lalu, pemesaran tidak bisa langsung tetapi harus melalui online. Maka aktiflah di medsos untuk memasarkannya dan menggandeng juga jasa pengiriman.

Sekarang Covid 19 sudah pergi maka tantangan lainnya masih tetap ada, dan di situ dibutuhkan inovasi-inovasi yang lebih cerdas. Jangan sampai, antar pedagang yang sama jenisnya bermain curang misalnya dengan banting harga. Cara seperti itu hanya akan merugikan diri sendiri. Yang dibangun, justru peningkatan kualitas dan kepercayaan. Prinsipnya ya pada kejujuran terhadap diri sendiri maupun kepada pembeli atau pelanggan.

Ketika ada orang komplain maka harus diganti dengan barang yang baru. Dalam hitungan akal sehat saat itu memang rugi, tetapi sebenarnya keuntungan karena pembeli tersebut akan kembali membeli porduknya.

“Namun bila bila tidak mengganti atau cuek dengan komplain maka orang tersebut akan lari dan yang lebih parah lagi adalah dengan mengumbar tentang buruknya pelayanan dari mulut ke mulut. Dan di era sekarang ketidakpuasan pelanggan akan ditumpahkan di berbagai medsos yang bisa dibaca seluruh dunia. Bila pelayanan buruk maka kerugian akan lebih besar lagi,” pungkasnya.

Dalam berbisnis, Dhani berprinsip bahwa manusia yang baik adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Maka dia tidak sungkan-sungkan untuk beriklan, berpromosi di mana-mana.

“Jangan khawatir dengan rejeki, karena alamatnya sudah jelas dan tidak akan nyasar ke tempat yang lain. Bahkan orang lain juga yang akan menunjukan alamat rejeki itu ke ke tempat saya,” tutupnya.

Ketua Panitia Aldi menjelaskan, seminar yang diikuti 50 peserta itu bertujuan untuk memberikan motivasi kepada Pembisnis Milienial agar tidak patah arang dalam berbisnis. Bahkan nantinya diharapkan para peserta bisa mengembangkan usahanya dan mencapai kesuksesan.

(Susi)

Berita Terkait

Dewan Kesenian Indramayu Tampilkan Pameran Seni “Pametonan” Semarakkan HUT ke-25
Warga Penyindangan Kulon “Menjerit”! Perumdam Tirta Darma Ayu Disorot 2 Bulan Air Tidak Mengalir
Halal bi Halal Warga Masyarakat Kelurahan Gergunung Klaten.
Masyarakat Petani Tambak Indramayu Menolak Revitalisasi Tambak
Halal bi halal dan Rapat Kerja PSHT Cabang Lampung Tengah
Dokter Rutan Kelas IIB Boyolali Cek Kesehatan WBP di Blok Hunian dan Sosialisasikan Bantuan Hidup Dasar.
AIPDA LEONARDO SALURKAN DONASI KEPADA PENDERITA TUMOR GANAS,
Aktivis Wilayah Selatan Kota Cirebon Desak Pemkot dan DLH Segera Tangani Overload TPA Kopiluhur

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 13:45 WIB

Dewan Kesenian Indramayu Tampilkan Pameran Seni “Pametonan” Semarakkan HUT ke-25

Jumat, 10 April 2026 - 14:54 WIB

Warga Penyindangan Kulon “Menjerit”! Perumdam Tirta Darma Ayu Disorot 2 Bulan Air Tidak Mengalir

Jumat, 10 April 2026 - 14:36 WIB

Halal bi Halal Warga Masyarakat Kelurahan Gergunung Klaten.

Jumat, 3 April 2026 - 18:24 WIB

Masyarakat Petani Tambak Indramayu Menolak Revitalisasi Tambak

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:09 WIB

Halal bi halal dan Rapat Kerja PSHT Cabang Lampung Tengah

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Galian C Tanah Merah di duga Bodong belum tersentuh Hukum 

Senin, 20 Apr 2026 - 17:32 WIB

HUKUM

JENIS-JENIS TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG*

Senin, 20 Apr 2026 - 17:23 WIB