Kuningan,Patrolinews86.Com
Tahun 2022 beberapa SMAN di Kabupaten Kuningan mendapatkan program pembangunan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Provinsi Jawa Barat, salah satunya SMAN 1JALAKSANA Kec Jalaksana Kab Kuningan sebesar Rp.1.6 miliar lebih. Yang mana program DAK (dana alokasi khusus) bidang sma ini di kerjakan secara Swakelola dengan anggaran miliaran rupiah itu tidak proses tender sesuai peraturan barzas bahwa 200 juta ke atas selayaknya dilakukan proses tender. Tetapi paktanya swakelola dan itulah aturannya dari pusat sehingga sistem swakelola dikedepankan mungkin supaya sekolah merasa memiliki, tepat sasaran serta sipat gotong royong bisa dikedepankan ditengah masyarakat setempat agar bisa merasa memiliki .Namun beberapa minggu ke belakang,ada pemberitaan miring di beberapa media termasuk patrolinews86.Com yang kabarnya ada dugaan proyek diborongkan ke orang luar daerah dari jawa tengah dan dapat keluhan dari orang desa setempat yang mengeluhkan tidak dilibatkannya masyarakat setempat dalam kegiatan.bahkan terkait pekerjaan yang di borongan menjadi wacana hangat disana, namun akhirnya pihak sekolah telah mengklarifikasi ke media patrolinews86.com atas adanya dugaan tersebut dan kepala sekolah melakukan hak jawab dan mengungkapkan bahwa benar telah diborongkan tetapi cuma untuk kerjanya aja yang telah dimuat di edisi yang lalu.
Namun ketika berita lain juga muncul dari perangkat desa yang mengeluhkan ketika tidak melibatkan masyarakatnya semua pada diam.
Selasa ,26/7/2022. Awak media ini dan media lain termasuk SKM Buser mencoba melihat perkembangan pembangunannya dilapangan di SMAN 1 Jalaksna dan bertemu dengan bagian Sarana dan prasarana yang bernama SARTONO dan dia pun menerima awak media dengan baik dan penuh keakraban, Namun saat awak media coba bertanya prihal perkembangan pembangunan di sekolahnya, Sartono dengan lugas dan singkat padat, silahkan bapak bapak datang aja ke Ketua Musyawarah Kelompok Kepala Sekolah (MKKS) yang bernama Pak Tri yang secara kebetulan dia kepala Sekolah SMAN 2 Kuningan biar semuanya satu pintu dan satu kata biar jelas silahkan datang aja kesana.” kami pihak sekolah mah menerima dan welcom dengan pihak para control sosial, Karna mitra kami pihak sekolah.” .ujarnya
Aharahan itupun dikompirmasikan kepada ketua MKKS H.Tri di SMAN 2 Kuningan di ruang kerjanya kepsek berbicara (Kamis,28/7/2022) dan menjelaskan bahwa kami pihak MKKS selaku porum hanya mengawasi dan mengawal biar program DAK kali ini berjalan dengan sukses sesuai juklak juknisnya. Serta kami telah berkordinasi dengan pihak aparat penegak hukum baik Kejari maupun Tipikor polres .
Ungkapan itu tentu sangat mencengangkan karena aparat penegak hukum semestinya bisa mengontrol dan mengawasi terkait lajunya pembangunan supaya tepat sasaran tidak ada penyimpangan tetapi diakui dia malah sudah kordinasi dengan semua pihak yang terkesan sudah dapet pengawalan dan pengamanan, Namun ketika ditanya, Kordinasi seperti apa dan dalam bentuk apa dengan pihak APH (Kejari&Tipikor) bisa berjalan komunikasi baik itu ..?
Tri sedikit termenung dan akhirnya menjawab .””ya pemberitahuan aja akan adanya program DAK SMA di kabupaten Kuningan sebanyak 5 Sekolah untuk tingkat SMAN. Tentu jawaban itu menjadi tanda tanya besar dan perlu disikapi dan ditelusuri lebih jauh.
Namun Tri juga menjawab ungkapan sapras, masalah pertanggung jawaban ada di masing masing sekolah Karna mereka penerima langsung program jadi kalau diarahkan ke saya ya jelas salah dan keliru Jadi terkait pernyataan Sapras SMAN 1 JALAKSNA itu tidak benar kalau di arahkan ke saya karna semua mengenai pembangunan itu merupaka tanggung jawab pihak sekolah masing – masing dan mengenai ucapan ini saya akan memanggil pak Sartono terkait steatmen nya pada beberapa awak media. ” terangnya .
Adanya Steatmen Sparas SMAN 1 Jalaksana yang bernama sartono ini disikapi serius oleh Alek Nurdiansyah dari SKM Buser, karena menurutnya ungkapan itu perlu di pertanyakan dan dicari kebenarannya jangan jangan sudah ada udang dibalik meja , karena tidak mungkin sarana berkata demikian kalau tidak ada yang pernah dikondisikan sebelumnya. Justru dengan bahasa itu ibarat bola panas yang sengaja digulirkan bahwa ada kebersamaan satu pintu atau ada sesuatu yang harus dibuka namun masih ragu ragu.
Kebenaran steatmen Sartono dan jawaban ketua MkKS patut di pertanyakan ….?,akan kebenaran dan kejujuran para pemangku dunia pendidikan,yang mana dunia pendidikan merupakan tolak ukur akan terciptanya kader kader penerus bangsa,yang berjiwa patriot dan jujur memimpin bangsa ini yang dibarengi rasa dan tanggung jawab serta kejujuran.
Insan press,itu mitra pemerintah serta control sosial di dalam mengawal setiap kebijakan dan pelaksanaan realisasi sebuah anggaran yang di biayai oleh negara, jadi harus terbuka itu penting sesuai UU NO 14 TAHUN 2008,tentang keterbukaan informasi publik(KIP),tidak harus menutup nutupi ,apalagi ada arahan harus ke ketua MkKS ,ini akan menjadikan sebuah alibi dan prasangka kurang baik ,di duga ada apa apa……???? terkait program DAK SMA tahun 2022 di Kabupaten Kuningan.” tandas Alex
Rencananya masalah ini akan dikordinasikan kepada pihak kejari dan tipikor apakah benar adanya atau hanya omongan sarana aja .tetapi apapun itu kita akan minta tanggapannya masalah statemen ini termasuk Kepala KCD wilayah X yang bernama Ambar yang berkantor di cirebon.”ungkapnya// uus boy/ tim
Kepala Sekolah SMAN 1 Jalaksana Berikan Klaripikasi terkait Pemberitaan


























