BPBD Klaten Gelar Sosialisasi Ancaman Bencana Gempa Bumi

Rabu, 8 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klaten, Patrolinews86.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten menggelar sosialisasi potensi ancaman dan mitigasi bencana gempa bumi, Selasa (07/06/2022).

Kegiatan yang digelar di Pendapa Kabupaten Klaten ini diikuti secara luring dan daring.
Kabid Pencegahaan dan Kesiapsiagaan Bencanan BPBD Klaten, Endang Hadiati mengatakan kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai unsur masyarakat. Menurutnya kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi.
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mengurangi resiko bencana bagi masyarakat dan memberikan pemahaman bencana gempa bumi,” ungkapnya.

Adapun tindak lanjut kegiatan ini yaitu penetapan zonasi daerah rawan gempa di Kabupaten Klaten. Selain itu, menurutnya kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya dan pemeliharaan kearifan lokal.
Pembicara yang dihadirkan adalah pakar geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Eng Ir Didit Hadi Barianto ST MSi. Yang juga menjabat sebagai Kepala Stasiun Lapangan Geologi Prof R Soeroso Hadiprawiro di Kecamatan Bayat.

Dalam kesempatan tersebut, Didit menyampaikan pentingnya edukasi terkait bencana gempa bumi bagi masyarakat. Terlebih, sebagian wilayah Kabupaten Klaten merupakan daerah rawan gempa. Menurutnya masyarakat harus memahami bencana gempa bumi, mulai dari bagaimana bencana tersebut terjadi, hingga bagaimana hidup berdampingan dengan gempa.

“Hingga saat ini belum ada EWS (early warning sytem) untuk bencana gempa bumi, karena meskipun sudah diketahui zona patahannya, kita tidak bisa memprediksi di mana titik patahnya. Maka dari itu, yang perlu ditekankan adalah bagaimana masyarakat menyikapi bencana ini, sehingga bisa melakukan mitigasi untuk mengurangi resiko,” paparnya.

Ia menjelaskan, berbeda dengan bencana lainnya, seperti erupsi gunung berapi, banjir, hingga angin ribut, bencana gempa bumi sejatinya tidak berdampak langsung kepada manusia hingga kehilangan nyawa. Namun yang perlu diwaspadai adalah dampak dari bencana tersebut.
“Jika melihat catatan sejarah gempa-gempa besar di Pulau Jawa, korban dari bencana gempa bumi terbesar terjadi pada 2006, gempa Jogja, karena banyak yang tertimpa bangunan yang roboh. Namun di masa lalu, hanya warga Belanda yang menjadi korban karena di masa itu hanya warga Belanda yang mampu membangun rumah dengan dinding batu bata. Sementara pribumi dengan kearifan lokalnya justru aman dari gempa,” katanya menjelaskan. (R Budiharjo/Kominfo Klaten)

Berita Terkait

Adanya Komite Pencegahan Korupsi Jawa Barat Membantu Pemerintah Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi
Raja Maroko, King Mohammed VI, Perintahkan Pengerahan 40 Ton Bantuan Medis untuk Masyarakat Gaza
PPWI Berduka, Beristrahatlah dalam Damai Bang Danny Siagian
FKSB Segera Gelar Musyawarah Pilih Ketua dan Pengurus Baru 2022 – 2026.
Upacara pelepasan Kontingen Garuda Bhayangkara FPU 4 MINUSCA
Bupati Blora Serahkan Kendaraan Dinas Roda 4 Kepada Kapolres Blora.
Jalin Silaturahmi Insan Pers dan Organisasi Kewartawanan, PWCR Kunjungi Kantor Redaksi Suara Semesta
Polresta Cirebon Salurkan Ratusan Paket Bantuan kepada Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 19 Desember 2024 - 15:04 WIB

Adanya Komite Pencegahan Korupsi Jawa Barat Membantu Pemerintah Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi

Rabu, 26 Juni 2024 - 05:46 WIB

Raja Maroko, King Mohammed VI, Perintahkan Pengerahan 40 Ton Bantuan Medis untuk Masyarakat Gaza

Sabtu, 26 November 2022 - 23:53 WIB

PPWI Berduka, Beristrahatlah dalam Damai Bang Danny Siagian

Kamis, 3 November 2022 - 12:25 WIB

FKSB Segera Gelar Musyawarah Pilih Ketua dan Pengurus Baru 2022 – 2026.

Kamis, 15 September 2022 - 20:25 WIB

Upacara pelepasan Kontingen Garuda Bhayangkara FPU 4 MINUSCA

Berita Terbaru

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

HNSI Indramayu Prihatin Adanya Pungli Terjadi Pada Nelayan Kecil Indramayu

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:43 WIB

slot