Mitra Cai Bantarwangi I di Desa Garawangi perlu disikapi APH karena diduga kuat ada dugaan Mar’ Up

Minggu, 22 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kuningan patrolinews86.com – Niat
Kementrian PUPR terus berupaya meningkatkan partisipasi petani dalam perbaikan dan peningkatan jaringan irigasi, melalui Program Peningkatan percepatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dari mulai tahun 2010 sampai tahun 2022 masih berjalan, tetapi apa mau dikata kalau pada ahirnya niat baik itu dimanfaatkan oleh benerapa segelintir orang yang ingin melakukan kesempatan dalam kesempitan .

Screenshot 20220522 155047

Contoh kegiatan mitra cai yang berada Desa Garawangi Mitra cai Bantar wangi dengan ketua jamsari dan ekbang Uci dengan polume 630 M2 panjang lebar 35 dan tinggi 60 – 80 cm berpariatip ternyata kuat dugaan menurut C.raharjo dari jayantara anggaran di mar’up sehingga berpotensi merugikan keuangan negara yang mengarah pada KKN.karena dengan polume seperti itu diperkirakan hanya akan menghabiskan anggaran kurang lebih Rp.120 jutaan. Selain tidak oper layn ini sistem swakelola jadi harus jelas beres administrasinya dalam artian tidak ada yang diuntungkan ataupun dirugikan.

Minggu (22/5/2022) tim patroli dan wartawan jayantara berkunjung ke Desa Garawangi menanyakan kegiatan dimaksud tetapi kepala Desa garawangi Haswidi  terkesan enggan ketika ditanya program mitra cai bahkan belum juga bercerita sudah bilang ” udah jangan diberitakan, ngapain diberitakan kita tidak butuh berita.”ungkapnya dengan sedikit sinis.

Selidik demi selidik ternyata mungkin kades yang satu ini mungkin sudah bosan dengan kedatangan awak media yang selalu menanyakan masalah itu, apalagi kabarnya kegiatannya diduga banyak masalah seperti adanya batu ampang ( batu merah) yang dipasang pasir yang kurang bagus termasuk adukan yang diduga kurang semen.

Dalam upah pun simpang siur yang disampaikan kepada Desa tukang 110 rb dan laden 95 rb tetapi paktanya kata emkang di lapangan dan para pekerja tukang hanya di upah 100 rb dan laden hanya 85 rb.

IMG 20220522 125808 322
Berbagai masalah di lapangan yang pada ahirnya memang harus disikapi oleh pihak penegak hukum (APH) agar semua terang benderang termasuk adanya dugaan Mar’up anggaran yang bisa merugikan keuangan negara yang mengarah pada korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) itu pun perlu disikapi dan dilihat dalam acuan agar benar dan tidaknya kuat dugaan bisa terlihat dengan jepas// ds

Berita Terkait

Dipertuan Agung DANRI Sultan Sepuh Cirebon Tegaskan Adab Nusantara Lewat Kunjungan kepada Para Presiden RI
*Cara Memperoleh Kemudahan dan Ampunan Allah* 
Giat Baksos Di Mesjid Nurul Huda Bebeng: Wujud Kepedulian dan Toleransi Antar Umat Beragama.
Penutupan Pertandingan Bulutangkis Tiga Pilar Dandim Cup dalam Rangka HUT ke-80 TNI Tahun 2025
Saprudin Sekdes Windujaya Sedong Dilaporkan Ke Polisi, Dampak Dari Pemukulan Yang Dilakukannya Terhadap Anak Dibawah Umur
Polres Pekalongan Kota Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1447 H/2025, Wujudkan Silaturahmi dan Kamtibmas Kondusif
Mapolda Papua Barat Daya Difungsikan sebagai Galangan Kapal Ilegal, Wilson Lalengke Minta Kapolda Tindak Anggotanya

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:38 WIB

Dipertuan Agung DANRI Sultan Sepuh Cirebon Tegaskan Adab Nusantara Lewat Kunjungan kepada Para Presiden RI

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:37 WIB

*Cara Memperoleh Kemudahan dan Ampunan Allah* 

Senin, 3 November 2025 - 11:43 WIB

Giat Baksos Di Mesjid Nurul Huda Bebeng: Wujud Kepedulian dan Toleransi Antar Umat Beragama.

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:00 WIB

Senin, 13 Oktober 2025 - 08:10 WIB

Penutupan Pertandingan Bulutangkis Tiga Pilar Dandim Cup dalam Rangka HUT ke-80 TNI Tahun 2025

Berita Terbaru

HUKUM

POLRESTA CIREBON BONGKAR SARANG DISTRIBUSI PIL HARAM 

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:31 WIB

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

Ketua Cabang PSHT Lampung Tengah Hadiri Tes Calon Warga Berbasis UKT Digital 

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:47 WIB