Kuningan patrolinews86.com – Untuk memusatkan perhatian pada pentingnya air, ditandai dengan kegiatan penanaman pohon yang dilakukan di area Green Belt Bendungan Kabupaten Kuningan sekaligus menjadi Ikonnya memperingati Hari Air Sedunia (HAD),(30/03/2022).
Kegiatan yang diselenggarakan BBWS Cimanuk Cisanggarung bekerjasama dengan Dinas lingkungan Hidup.
Peringatan HAD dilakukan virtual dengan menghadirkan balai yang ada di pemerintah provinsi/kabupaten/kota se Indonesia. Sehingga antar wilayah bisa berbagi informasi sesuai tema HAD terkait Melestarikan Air Tanah Agar Berkesinambungan (MANTAB).
Sekda Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, menuturkan, harus menyadari, bahwa dibawah kita ini ada harta terpendam yang tidak pernah dibayangkan yakni air, yaitu sumber kehidupan. Untuk itu mari kita memiliki semangat kolektif untuk memperhatikan, menjaga, melestarikan kesinambungan air untuk hidup kita dengan generasi selanjutnya.
Sejalan dengan kegiatan tersebut Pemerintah Daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup memberikan bibit pohon Kalpataru untuk ditanam di area greenbelt Bendungan Kuningan.
Dia berharap, penanaman pohon ini bisa menjadi ikhtiar kita untuk menjaga dan merawat Bendungan Kuningan. kita sekarang menanam Pohon Kalpataru. Semoga 4 hingga 5 tahun kedepan pinggiran Bendungan Kuningan akan semakin lestari dan hijau,”harapnya.
“Mari kita menanam pohon bisa dimulai dari menanam satu batang pohon di lingkungan sekitar tempat tinggal. Ayo sayangi lingkungan dengan cara menanam pohon,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BBWS Dr. Ismail Widadi, ST, M. kita saksikan bersama bahwa lokasi Bendungan Kuningan dengan luas keseluruhan sekitar 302 hektar saat ini debit airnya sudah mencapai di ketinggian 1.91 m tinggal 9 cm lagi, kita bisa memanfaatkannya untuk Kuningan dan Berebes. Bukan hanya mengairi air sawah, tapi bisa menjadi air baku.
Dia menerangkan, selain untuk konservasi alam dan pengembangan potensi ekonomi lokal di sekitar bendungan, penanaman pohon di area greenbelt Bendungan Kuningan juga diperuntukan agar kualitas air tanah tetap terjaga dan terjamin kelestariannya,”pungkasnya.
(Deden Sudiana)


























