PRESS REALESE HANYALAH BAHAN MENTAH.WARTAWAN HARUS MENGOLAH DENGAN PERTIMBANGAN NURANI UNTUK MENULIS

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hidayat / Anggota PWI Kabupaten Kuningan : “WARTAWAN yang profesional adalah wartawan yang mengedepankan pertimbangan nurani saat akan nenginformasikan peristiwa peristiwa yang terjadi.sekalipun informasi tersebut didapat dari press realese pejabat tetap hati nurani harus jadi pertimbangan” 

SUMBER MENJAWAB : Pernyataan tersebut sangat tepat dan sejalan dengan prinsip-prinsip dasar jurnalistik yang etis. Wartawan profesional tidak sekadar menjadi “mesin tik” atau penyambung lidah narasumber, melainkan penyaring informasi yang bertanggung jawab kepada publik.

Berikut adalah penjabaran mengapa pertimbangan nurani dan verifikasi tetap mutlak diperlukan, terutama terhadap press release pejabat:

Panggilan Nurani dan Integritas (The Conscience of Journalism): Jurnalisme adalah pengabdian kepada kebenaran dan kemanusiaan. Saat menerima informasi, terutama dari pihak yang memiliki kekuasaan (pejabat), wartawan harus bertanya: “Apakah ini benar?”, “Apa dampak rilis ini jika diberitakan?”, dan “Apakah ada pihak yang dirugikan?”.

Verifikasi adalah Kewajiban (Check and Re-check): Press release adalah pernyataan resmi yang cenderung menonjolkan sisi positif atau kepentingan pejabat tersebut. Wartawan profesional tidak serta-merta menjadikannya berita. Mereka harus memverifikasi data di rilis tersebut, mencari narasumber pembanding, dan menyajikan fakta seimbang (cover both sides).

Menguji Informasi (Bukan sekadar Menghakimi): Menurut Kode Etik Jurnalistik, wartawan bertugas menguji informasi untuk memastikan tidak ada berita bohong atau fitnah. Nurani berfungsi untuk mendeteksi apakah rilis tersebut bermuatan manipulasi atau kepentingan sepihak.

Wartawan yang mengedepankan nurani akan tetap independen, berimbang, dan tidak beritikad buruk, meskipun ada tekanan atau iming-iming dari narasumber.

Rilis pejabat sering kali bertujuan pencitraan. Nurani wartawan bertugas memastikan bahwa informasi yang disampaikan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, bukan sekadar memoles citra pejabat

Kesimpulannya adalah Press release hanyalah bahan mentah. Wartawan yang profesional menggunakan nurani dan kemampuannya untuk mengolah bahan mentah tersebut menjadi informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

Sumber AI  (Dewan Pers telah mengatur penggunaan AI dalam jurnalistik melalui Peraturan Nomor 1 Tahun 2025 yang menekankan pada kontrol manusia, transparansi, dan tanggung jawab redaksi)  :

Berita Terkait

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Diduga Edarkan 48 Butir Obat Hexymer, Dua Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Pekalongan
Asas Final and Binding Hasil Kesepakatan Keadilan Restoratif
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah

Berita Terbaru

Uncategorized

Vaveya Freispiele – Übersicht und Optionen

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB

Uncategorized

Emberluck tours gratuits : aperçu complet et options

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB

Uncategorized

Paamebet tours gratuits : guide de sécurité complet 2024

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB