Gemah ripah loh jinawi Sebutan desa Junti Weden kecamatan Junti Kabupaten Indramayu.

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu, patrolinews86.com- salah satu ungkapan ini di Tuturkan oleh seorang kuwu baru junti Weden yang bernama Asromin Pada masa pemerintahan 2026-2034.

Sebelum itu,kuwu
Asromin juga adalah Kuwu definitf,
terpilih Desa Juntiweden, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, untuk masa jabatan 2026–2034.

Gemah Ripah Loh Jinawi adalah ungkapan Jawa yang menggambarkan kondisi wilayah yang subur, makmur, aman, dan tenteram.

Istilah ini menandakan kekayaan alam melimpah, di mana apa yang ditanam tumbuh subur dan sandang pangan mudah didapat. Seringkali disandingkan dengan Toto Tentrem Kerto Raharjo untuk menggambarkan situasi masyarakat yang rukun dan jauh dari perselisihan.

Makna dan Konteks:
Gemah Ripah: Menggambarkan kesuburan dan kemakmuran, serta keadaan penduduk yang banyak dan sejahtera.
Loh Jinawi,Menegaskan tanah yang subur dan hasil bumi yang melimpah.

Semboyan: Sering digunakan sebagai lambang atau semboyan daerah, seperti di Jawa Barat dan Kota Cirebon.
Simbolisme: Ungkapan ini merepresentasikan cita-cita ketahanan pangan dan kesejahteraan sosial.

Pelantikan Resmi, Ia dilantik secara resmi oleh Bupati Indramayu pada 12 Februari 2026 di Pendopo Kabupaten Indramayu.
Pengalaman Sebelumnya: Asromin bukan sosok baru di pemerintahan desa, ia sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Kuwu Juntiweden pada periode 2018–2024 dan dikenal aktif dalam program pembangunan desa, seperti pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Sertijab: Acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di tingkat kecamatan dilaksanakan pada 19 Februari 2026, menandai dimulainya masa kepemimpinan barunya secara penuh di desa.
Fif

Berita Terkait

Oknum Pungli Program PTSL Siap Kembalikan uang Pungli dengan Buat Pernyataan Dihadapan Muspika Di Aula Desa Rajasinga
CALON KUWU RAWAURIP USUNG VISI “BERSIH, AMANAH, MERAKYAT” UNTUK MASA DEPAN DESA
Ketua LBH Ratu Adil Kab. Kuningan Meminta Ke Kapolres Agar Desa Kalimanggis Kulon Menjadi Atensi
14 Kades Antar Waktu Lanjutkan Tonggak Kepemimpinan Desa untuk Pembangunan Brebes
Tukar Guling Tanah Kas Desa Kedungwungu Diduga Akibat Maladministrasi Dilaporkan Warga
Diduga Laporan Keuangan Fiktif, Warga Wulublolong Tolak LKPPD dan Desak Kades Mundur
Inilah aturan Dana Desa 2026 dan larangannya.
Kuwu Duryan ingin desa tinumpuk inginkan, kembangkan pemberdayaan masyarakat serta ketahanan pangan masa jabatan 2026-2034.
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:10 WIB

Oknum Pungli Program PTSL Siap Kembalikan uang Pungli dengan Buat Pernyataan Dihadapan Muspika Di Aula Desa Rajasinga

Minggu, 26 April 2026 - 15:54 WIB

CALON KUWU RAWAURIP USUNG VISI “BERSIH, AMANAH, MERAKYAT” UNTUK MASA DEPAN DESA

Rabu, 22 April 2026 - 09:30 WIB

Ketua LBH Ratu Adil Kab. Kuningan Meminta Ke Kapolres Agar Desa Kalimanggis Kulon Menjadi Atensi

Selasa, 21 April 2026 - 10:22 WIB

14 Kades Antar Waktu Lanjutkan Tonggak Kepemimpinan Desa untuk Pembangunan Brebes

Jumat, 17 April 2026 - 10:56 WIB

Tukar Guling Tanah Kas Desa Kedungwungu Diduga Akibat Maladministrasi Dilaporkan Warga

Berita Terbaru

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

Tongkat Komando Berganti, Lapas Brebes Sambut Kalapas Baru dengan Semangat Baru

Rabu, 29 Apr 2026 - 21:04 WIB