Memetri Dukuh Getasari dan Kirab Budaya kembali Di gelar setelah Vakum Lima Tahun.

Minggu, 28 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI – Suasana penuh semangat menyelimuti Dukuh Getasari, Desa Gladagsari, Kecamatan Gladagsari, Minggu pagi (28/09/2025). Setelah fakum sejak 2019, tradisi Kirab Budaya akhirnya kembali digelar sebagai wujud syukur sekaligus ajang silaturahmi warga.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Komisi D, Dwi Adi Agung Nugroho, S.I.Kom.dari Fraksi PDI- Perjuangan, Anggota DPRD Kabupaten Boyolali dari Fraksi PDI- Perjuangan Kakung Yogo Nugroho, S.Pd., Bhabinkamtibmas setempat, serta Pj Kepala Desa Gladagsari yang juga Sekcam Kecamatan Gladagsari, Rulyangiatmoko, S.H., M.H. dan jajaran perangkat desa.

Rangkaian kegiatan sudah dimulai sejak Kamis dengan kenduri dan bacaan Tahlilan dan Doa bersama, dialnjut malam tirakatan, yang malam itu di hadiri Anggota DPRD 2 Kavupaten Boyolali dari Fraksi Golka Wreda Agung Kuncoro, S.Ikom, M.Ed,.
Dandilanjutkan kenduri pada Jumat siang, hingga puncaknya berupa kirab gunungan hasil bumi yang kemudian diramaikan dengan berbagai suguhan seni dan budaya dari masyarakat.pada hari Minggu 28 september 2025.mulai jam 08 00 sampai selesai jam 12 00 siang.

Dalam sambutannya, Dwi Adi Agung Nugroho menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wadah untuk mempererat persaudaraan sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal. “Inilah ruang silaturahmi, inilah upaya nyata melestarikan warisan budaya kita,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Semi Raharjo menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Ia juga menekankan bahwa gelaran ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat Getasari atas limpahan rezeki dan kesehatan. “Harapan kami, warga senantiasa diberi kelancaran dalam segala urusan, desa kita semakin sejahtera, loh jinawi, masyarakatnya guyub rukun,” ungkapnya.

Dengan semaraknya kirab budaya tahun ini, warga Getasari berharap tradisi ini dapat terus lestari, menjadi agenda tahunan, sekaligus memperkuat identitas budaya desa di tengah modernisasi.
( red )

IMG 20250928 WA0091

Berita Terkait

Pengurus PWNU dan PCNU Jawa Barat Penuhi Undangan Ketua Umum Persatuan Guru NU Dalam Rangka Silaturahmi
Kakam dan Sekdes Tidak Senada TPK Membisu saat di Konfirmasi Dugaan Penyimpangan Anggaran 
UKPBJ Jalankan Lelang Lebih Fair Dan Terbuka Dalam Proses Tender Infrastruktur Pemda Indramayu
Dari Benang Emas Hingga Harapan Baru,, Asri Tapis Bawa Warisan Lampung Bersinar Di Ajang Persit Bisa Dua
PENDADARAN WILAYAH BARAT DIIKUTI 506 CALON WARGA BARU
Polsek Mojosongo Amankan Anniversary Ke-13.
Kapolres Boyolali Lepas 353 Jamaah Haji Kloter 57.
Jumat Berkah : Serka M. Royani Sambangi Anak Penderita Kelumpuhan Otak di Kalirejo
Tag :

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:24 WIB

Pengurus PWNU dan PCNU Jawa Barat Penuhi Undangan Ketua Umum Persatuan Guru NU Dalam Rangka Silaturahmi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:22 WIB

Kakam dan Sekdes Tidak Senada TPK Membisu saat di Konfirmasi Dugaan Penyimpangan Anggaran 

Senin, 11 Mei 2026 - 19:19 WIB

UKPBJ Jalankan Lelang Lebih Fair Dan Terbuka Dalam Proses Tender Infrastruktur Pemda Indramayu

Senin, 11 Mei 2026 - 12:34 WIB

Dari Benang Emas Hingga Harapan Baru,, Asri Tapis Bawa Warisan Lampung Bersinar Di Ajang Persit Bisa Dua

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:01 WIB

PENDADARAN WILAYAH BARAT DIIKUTI 506 CALON WARGA BARU

Berita Terbaru

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

KDM : Keraton di Cirebon akan Direvitalisasi dan Bakal Dibangun Plataran Caruban

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:25 WIB

eropa365