Kapolres Tasikmalaya Beri Penghargaan Kepada 52 Polisi Dan 7 Warga atas Peran Aktif Dalam Operasi Ketupat Lodaya 2025.
Tasikmalaya patrolinews86.com – Patrolinews86.com – Sebanyak 59 individu, yang terdiri dari 52 anggota Polri dan 7 warga sipil, menerima penghargaan dari Kapolres Tasikmalaya, AKBP Haris Dinzah, atas kontribusi luar biasa mereka dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025. Penyerahan penghargaan dilaksanakan dalam sebuah upacara resmi di halaman Mapolres Tasikmalaya pada Selasa, 14 Mei 2025.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja sama yang ditunjukkan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2025. Operasi tahunan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode Lebaran, khususnya di titik-titik rawan lalu lintas.
“Penghargaan ini tidak hanya simbolis, tetapi juga bentuk terima kasih kami kepada mereka yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga keselamatan masyarakat, terutama di masa padat seperti mudik Lebaran,” ujar AKBP Haris Dinzah.
Tujuh warga sipil dari Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, turut menerima penghargaan karena peran aktif mereka dalam mencegah terjadinya kecelakaan di kawasan Tanjakan Bohong. Lokasi tersebut dikenal berbahaya karena karakteristiknya yang curam dan sering menjadi titik rawan kecelakaan.
“Pada tahun 2024 lalu, dua kecelakaan serius sempat terjadi di lokasi tersebut. Namun, tahun ini, berkat sinergi antara personel lalu lintas, sabhara, polsek, dan warga yang berjaga selama 24 jam, tidak ada satu pun insiden terjadi,” jelas Haris.
Ketujuh warga tersebut secara sukarela turut serta membantu pengamanan dengan cara mengganjal kendaraan yang mengalami kesulitan menanjak atau mengalami masalah teknis seperti rem blong. Aksi cepat dan tanggap mereka dinilai telah menyelamatkan banyak nyawa.
“Tindakan cepat dan responsif mereka telah menyelamatkan banyak nyawa. Ini adalah bentuk partisipasi masyarakat yang sangat kami apresiasi,” tambahnya.
Menanggapi kemungkinan keberlanjutan keterlibatan masyarakat, Kapolres menekankan bahwa partisipasi tersebut bersifat fleksibel dan disesuaikan dengan situasi di lapangan.
“Warga juga punya pekerjaan dan tanggung jawab lain. Namun, mereka siap membantu terutama saat volume kendaraan meningkat, seperti saat Lebaran,” ungkap Haris.
Lebih lanjut, AKBP Haris menilai model kolaborasi ini sebagai bentuk nyata dari kemitraan strategis antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan keamanan bersama.
“Ke depan, kami berharap sinergi ini bisa terus diperluas dan ditingkatkan,” pungkasnya.
( Lip NNG/ indra budiman)


























