Polres Pekalongan – Polda Jateng – Patrolinews86.com Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang berimplikasi kontijensi, Polres Pekalongan menggelar kegiatan Tactical Floor Game (TFG), Selasa (21/4/2026) sore di Aula Setia Polres Pekalongan.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya Plt Bupati Pekalongan Sukirman, S.S., M.S., Kapolres Pekalongan Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., Wakapolres M. Nurkholis, perwakilan Kodim 0710 Pekalongan, Danyon B Sat Brimob Polda Jateng, serta instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Kesbangpol, dan BPBD Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutannya, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menyampaikan bahwa kegiatan TFG menjadi momentum penting dalam mempersiapkan berbagai potensi kerawanan ke depan. Ia menegaskan bahwa situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Pekalongan saat ini masih aman dan kondusif.
“Alhamdulillah, kondisi kamtibmas masih terjaga. Aktivitas masyarakat berjalan normal, dan meskipun ada isu nasional seperti kenaikan BBM non-subsidi, tidak menimbulkan gejolak di wilayah Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
Kapolres juga menyoroti maraknya informasi di media sosial yang dapat mempengaruhi persepsi publik terhadap kinerja pemerintah daerah. Namun demikian, ia optimistis roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik di bawah kepemimpinan Plt Bupati.
Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Kapolres mengimbau agar seluruh pihak menjaga kondusifitas wilayah dan mewaspadai potensi penyusupan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami berharap tidak ada pihak yang menyusupi kegiatan May Day. Mari kita jaga bersama situasi yang sudah kondusif ini, jangan sampai terulang seperti kejadian pada Agustus tahun lalu,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Polres Pekalongan akan menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) pada Kamis (23/4/2026), yang juga melibatkan elemen masyarakat. Selain itu, koordinasi dengan serikat buruh telah dilakukan melalui Dinas Tenaga Kerja guna mencegah aksi unjuk rasa.
“Dengan pelaksanaan Sispamkota, diharapkan seluruh personel memahami tugas masing-masing apabila terjadi eskalasi situasi,” tambahnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG) yang dipandu oleh Wakapolres Pekalongan. Dalam sesi ini, peserta mempelajari skenario penanganan situasi kontijensi secara taktis.
Di akhir kegiatan, Kapolres memberikan sejumlah masukan, di antaranya pentingnya pemahaman tugas dan tanggung jawab masing-masing unsur, serta perlunya pelibatan lintas sektor seperti TNI, Dishub, dan Satpol PP dalam latihan ke depan.
“Pengamanan tidak hanya di bawah kendali Polres, tetapi juga melibatkan TNI, Dishub, Satpol PP, dan elemen masyarakat. Oleh karena itu, koordinasi menjadi kunci utama,” pungkasnya. (dewi)


























