Kapolres Pekalongan Pimpin Upacara di SMPN 1 Kajen, Siswa Diingatkan Bahaya Bullying dan Pentingnya Pilih Pergaulan

Selasa, 3 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan Polda Jateng, Patrolinews86.com-Kapolres Pekalongan AKBP Zamrul Aini, S.H., S.I.K., M.H., M.B.A., memimpin upacara pengibaran Bendera Merah Putih di lapangan SMP Negeri 1 Kajen, Kabupaten Pekalongan, Senin (2/11/2026) pagi.

 

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres menyampaikan sejumlah pesan kepada para siswa, mulai dari pentingnya disiplin, tanggung jawab, semangat belajar, hingga menghindari perundungan (bullying) dan lingkungan pergaulan negatif.

IMG 20261103 WA0003

Upacara tersebut diikuti Kepala SMPN 1 Kajen, jajaran guru dan staf, serta seluruh siswa-siswi. Turut hadir sejumlah pejabat utama Polres Pekalongan dan Kapolsek Kajen.

 

Mengawali amanatnya, AKBP Zamrul memberikan apresiasi kepada para petugas upacara yang dinilai telah menjalankan tugas dengan baik. Menurut dia, keterlibatan siswa dalam kegiatan semacam itu menjadi bagian penting dari proses pembentukan karakter, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab.

 

Kapolres juga berbagi pengalaman perjalanan pendidikannya sebagai motivasi bagi para pelajar. Ia menceritakan bahwa dirinya sempat gagal saat pertama kali mendaftar Akademi Kepolisian (Akpol). Namun, kegagalan tersebut tidak membuatnya menyerah.

 

Setelah menempuh pendidikan di bidang Akuntansi Universitas Gadjah Mada (UGM), ia kembali mengikuti seleksi Akpol pada 2004 dan berhasil lulus pada 2007.

 

Pengalaman tersebut, menurut Kapolres, menunjukkan bahwa keberhasilan membutuhkan semangat, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar.

 

Zamrul pun mengingatkan para siswa agar tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita serta mengurangi penggunaan telepon genggam untuk kegiatan yang kurang bermanfaat.

 

“Adik-adik harus memiliki semangat belajar setinggi-tingginya. Jangan mudah menyerah dan jangan terlalu banyak bermain handphone. Manfaatkan waktu untuk hal-hal yang bisa mendukung masa depan kalian,” pesannya.

 

Selain pendidikan, Kapolres menekankan pentingnya mengikuti kegiatan organisasi di sekolah. Melalui organisasi, siswa dapat belajar bekerja sama, membangun kepemimpinan, melatih kedisiplinan, serta memahami tanggung jawab.

 

Ia juga mengingatkan bahwa masa SMP merupakan periode peralihan menuju usia remaja sehingga para siswa perlu lebih bijak dalam memilih lingkungan pertemanan.

 

Menurut dia, lingkungan pergaulan memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter dan masa depan seseorang. Karena itu, para siswa diminta menjauhi ajakan maupun aktivitas yang mengarah pada perilaku negatif.

 

Perhatian khusus juga diberikan terhadap persoalan bullying atau perundungan di lingkungan sekolah. Kapolres mengingatkan bahwa perundungan tidak boleh dianggap sebagai candaan biasa, terlebih jika sudah menyakiti atau merugikan orang lain.

 

Bentuk perundungan dapat terjadi melalui perkataan, tindakan fisik, pengucilan sosial, maupun media digital atau cyberbullying.

 

Ia mengajak para siswa untuk saling menghormati, menjaga perasaan teman, dan tidak melakukan tindakan yang dapat merendahkan atau menyakiti orang lain. Para pelajar juga diingatkan mengenai konsekuensi hukum apabila terlibat dalam tindak pidana, dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku bagi anak.

 

“Jangan sampai bercanda secara berlebihan hingga menyakiti teman. Bullying, baik secara lisan, fisik, sosial maupun melalui media sosial, bukan sesuatu yang bisa dianggap sepele. Mari saling menghargai dan menjaga lingkungan sekolah agar tetap aman dan nyaman,” tegasnya.

 

Kapolres juga berpesan agar seluruh siswa senantiasa menghormati guru dan menghargai jasa orang tua. Menurut dia, guru memiliki peran penting dalam mendidik dan membimbing siswa agar tumbuh menjadi generasi yang berilmu dan berkarakter.

 

Di akhir amanatnya, AKBP Zamrul mengajak para pelajar untuk memiliki tekad membanggakan orang tua, guru, serta nama baik sekolah.

 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Pekalongan dalam membangun kedekatan dengan dunia pendidikan sekaligus memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya kedisiplinan, karakter, dan kesadaran hukum. (dewi)

Berita Terkait

Larangan penggunaan Rokok elektrik Vape bagi anggota polri.
Pimpin Apel di SMAN 1 Pekalongan, Kapolres Dies Ferra Edukasi Pelajar tentang Anti Bullying dan Keselamatan Berkendara.
Semarak Pesindon Batik Vibes 2026, Polres Pekalongan Kota Terjunkan Personel Amankan Karnaval
Tingkatkan Disiplin Berkendara, Polres Kuningan Gencarkan Sosialisasi dan Himbauan Kamseltibcarlantas Operasi Patuh Lodaya 2026
Operasi patuh 2026 Dimulai polri ajak Masyarakat jadikan keselamatan sebagai kebiasaan.
HUT ke-75 Humas Polri, Kapolres Cirebon Kota Tekankan Pentingnya “Jembatan Emas” di Era Digital
Kapolres Kuningan Turun Langsung Bantu Korban Puting Beliung di Mekarsari
Wujud Polri Bersama Masyarakat, Kapolda Kalteng Gelar Polisi Peduli Pengangguran di Pangkalan Bun
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:15 WIB

Kapolres Pekalongan Pimpin Upacara di SMPN 1 Kajen, Siswa Diingatkan Bahaya Bullying dan Pentingnya Pilih Pergaulan

Selasa, 3 November 2026 - 10:10 WIB

Larangan penggunaan Rokok elektrik Vape bagi anggota polri.

Senin, 2 November 2026 - 14:58 WIB

Pimpin Apel di SMAN 1 Pekalongan, Kapolres Dies Ferra Edukasi Pelajar tentang Anti Bullying dan Keselamatan Berkendara.

Minggu, 1 November 2026 - 20:05 WIB

Semarak Pesindon Batik Vibes 2026, Polres Pekalongan Kota Terjunkan Personel Amankan Karnaval

Minggu, 1 November 2026 - 14:55 WIB

Tingkatkan Disiplin Berkendara, Polres Kuningan Gencarkan Sosialisasi dan Himbauan Kamseltibcarlantas Operasi Patuh Lodaya 2026

Berita Terbaru