Kuningan patrolinews86.com – Menjelang dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Dinas Pendidikan Prov Jawa Barat Kantor Cabang dinas Wil X terus melakukan berbagai persiapan strategis guna memastikan proses transisi pendidikan berjalan lancar. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (PPDB) SMA dan SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027” yang ditujukan kepada seluruh Kepala Sekolah di lingkungan KCD Wil X Cirebon yang membawahi Cirebon Kota/ Kab dan Kab.Kuningan.
Acara yang berlangsung pada hari Kamis, tanggal 21 Mei 2026 di Ruang Gedung SLB Caracas Kabupaten Kuningan ini dihadiri oleh Kepala KCD Pendidikan Wil X Herman Hadi Santoso SF.MM Kasubg cabang dinas pendidikan wilayah X Provinsi Jawa Barat H.Abdul Fatah SPd.MPd, Bag bidang Perencanaan dan Pengembangan Mutu Pendidikan,pengawas SMA dan SMK tim dari Dinas Pendidikan prov Jabar serta dihadiri oleh Kepala SMA, SMK di wilayah KCD X Cirebon selaku peserta kegiatan. Sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memberikan panduan teknis yang komprehensif, serta meminimalisir potensi kendala dalam pelaksanaan penerimaan murid baru mendatang.
Dalam sambutan awal yang disampaikan oleh Kabag TU H Abdul Fatah menekankan pentingnya integritas dan kesiapan infrastruktur dalam menyambut calon murid baru.
“SISTEM PENERIMAAN MURID BARU TAHUN INI TELAH MENGALAMI BEBERAPA PENYEMPURNAAN SISTEM DIGITAL UNTUK MEMASTIKAN PROSES YANG LEBIH ADIL, TRANSPARAN, DAN AKUNTABEL. KAMI MENGUMPULKAN BAPAK DAN IBU KEPALA SEKOLAH HARI INI AGAR SETIAP SATUAN PENDIDIKAN MEMILIKI KESIAPAN PENUH, BAIK SECARA ADMINISTRATIF MAUPUN TEKNIS, UNTUK MELAYANI MASYARAKAT,” TEGASNYA.
Materi sosialisasi yang disampaikan oleh tim dari Dinas beberapa poin krusial, antara lain:
Pembaruan Petunjuk Teknis (Juknis): Penjelasan mendetail mengenai syarat, ketentuan, dan jadwal pelaksanaan dari masing-masing jalur penerimaan
Mekanisme Penanganan Kendala: Pembentukan posko pengaduan dan prosedur helpdesk terpadu untuk merespons keluhan atau kesulitan teknis yang dialami oleh masyarakat selama masa pendaftaran.
Antusiasme peserta terlihat dari dinamisnya sesi tanya jawab. Para kepala sekolah secara aktif berdiskusi mengenai studi kasus yang sering terjadi di lapangan, seperti validasi titik koordinat domisili hingga kelengkapan berkas jalur afirmasi.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Dinas Pendidikan prov Jawa Barat khususnya KCD Wil X Cirebon berharap seluruh jajaran sekolah dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi yang akurat dan pelayanan yang prima kepada para orang tua wali murid. Sinergi yang baik antara Dinas pendidikan Prov Jabar dan masyarakat adalah kunci suksesnya penyelenggaraan penerimaan murid baru yang berkeadilan di tahun 2026.
Lip Dhian
























