Jakarta, patrolinews86.com-
Polri menegaskan komitmennya dalam mewujudkan proses rekrutmen Taruna-Taruni Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2026 yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis melalui penerapan prinsip BETAH.
Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan press release di Mabes Polri, sebagai bentuk keterbukaan kepada publik terkait pelaksanaan seleksi calon perwira Polri. As SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif, jujur, terbuka, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Ia juga menegaskan bahwa rekrutmen tahun ini hanya melalui satu jalur reguler tanpa adanya jalur khusus maupun titipan, sehingga seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan hasil seleksi.
Antusiasme masyarakat terhadap rekrutmen Akpol 2026 pun terbilang tinggi. Hingga saat ini, tercatat ribuan pendaftar telah mengikuti proses seleksi dengan sebagian telah terverifikasi.
Sementara itu, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menambahkan bahwa penguatan pengawasan publik menjadi bagian penting dalam menjaga integritas proses seleksi.
Ia menyebutkan bahwa Polri menyediakan kanal pengaduan melalui hotline dan QR Code agar masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya seleksi. Polri berharap seluruh rangkaian seleksi,
Taruna-Taruni Akpol 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan calon perwira terbaik sebagai investasi sumber daya manusia unggul.
FIFi























