Way Terusan – Patrolinews86.com -Kebakaran melanda satu unit rumah milik Bapak Supri di Dusun 10.D Sekring Bawah Mataram Udik pada Kamis (19/03/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian bangunan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan secara gotong royong oleh warga menggunakan alat seadanya.
Menurut keterangan saksi di lokasi Bapak Murjani api pertama kali terlihat saat hendak memberi makan ternak, ” saat saya hendak memberi makan ternak saya melihat api dari dalam rumah sudah membesar lalu saya berteriak meminta tolong ke warga sekitar ” ujarnya.
Diduga kebakaran dipicu oleh lilin yang ditaruh di dalam rumah , kemudian menyambar material mudah terbakar di dalam rumah.
“saat saya sedang duduk di depan warung saya melihat ada asap tebal, tidak lama kemudian api langsung membesar,” ujar salah satu warga yang bernama Nemah kepada Awak media Patroli.
Melihat kejadian tersebut, warga sekitar langsung sigap melakukan upaya pemadaman dengan menggunakan ember berisi air dan tangki semprot (handsprayer) yang biasa digunakan untuk pertanian. Dengan peralatan sederhana tersebut, warga bahu-membahu memadamkan api agar tidak merembet ke rumah lainnya.
Proses pemadaman berlangsung sekitar 1 jam sekitar pukul 21.10 Wib
Salah satu warga yang ikut memadamkan api dengan Tangki semprot Susilo mengatakan ” Karena Bangunan rumah tinggi kami mengalami kesulitan dalam memadamkan api, butuh waktu sekitar 1 jam lebih untuk memadamkan api ” pungkasnya.
Berkat kerja sama warga Dusun 10.D Sekring Bawah, api berhasil dikendalikan sebelum menjalar lebih luas ke rumah di sekitar lokasi.
Bapak Supri ketika ditemui awak media Patrolinews86.com di rumah anaknya mengatakan bahwa banyak dokumen yg ikut terbakar termasuk surat-penting lainnya. ” Banyak surat – surat penting yg ikut terbakar ” ucapnya.
Tidak ada kerugian jiwa dalam peristiwa ini namun kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kejadian ini menjadi bukti nyata kekompakan warga dalam menghadapi musibah, meskipun hanya dengan peralatan sederhana seperti ember dan tangki semprot, api tetap dapat dikendalikan berkat kerja sama dan kepedulian bersama.
(Vendi.V)
























