Seputih Mataram / Patrolinews86.com – Saluran air irigasi untuk pesawahan yang dibiyayai Menggunakan Anggaran Negara guna mendukung Program Ketahan Pangan ,alih alih di kerjakan Sesuai aturan yang ada ,dari Pemasangan ,yang tak beraturan , Ukuran BRIKES ,pun tak sama panjang pendeknya ,Pemasangan NAT Pun hanya alakadarnya ,,pekerjaan TA 2025 Hingga Saat ini Bulan Maret 2026 Belum Terselesaikan ,,( MOLOR )
Selain Merugikan Keuangan Negara dan Petani ,karena pihak terkait Lebih mementingkan Kantong pribadi ataupun Kelompok .Yang lebih memprihatinkan ,,Apakah pihak Balai selaku pihak terkait pura pura tak melihat ,,atau memang tidak melihat ,,bahkan patut diduga pihak BALAI SAKIT MATA
Lokasi Pekerjaan yang terletak ,di Kampung Fajar Mataram Kecamatan Seputih Mataram Kabupaten Lampung Tengah
Tak di ditemukan papan informasi terkait pekerjaan tesebut , menurut IWAN Warga Kampung Varia Agung Kecamatan Seputih Mataram , Salah Satu pekerja yang Di konfirmasi ,, Emang gak ada Papan informasinya Mas , IWAN Cs Mengatakan dalam pengerjaan Tersebut Tak ada Pengawas yang datang ke Lokasi ,,bahkan saya tidak Tau siapa pengawasnya ,, paling Biasnya P3A ,nya pak SITU ( Tusiran ) Warga kampung Fajar Mataram
Kalo untuk Upah kami Rp 80.000( Delapan puluh Ribu rupiah ) / Meternya ,ini ada Sepanjang 500 Meter ,saat ini pegerjaan belum separonya ,,Imbuh IWAN ,,kepada Tim Media .
Dari informasi yang di dapat oleh tim media ,ada RICO ANDRIAN ,Selaku pihak Terkait ,
Namun sangat di sayangkan RICO ANDRIAN ,, tak memberikan Tanggapan apapun saat di Konfirmasi Oleh Tim Media Malalui Chat WhatsApp di Nomer 0856 XX21 XXXX ,
Dengan Prihal tersebut diatas diduga kuat anggaran Negara Menjadi Bancakan Oknum oknum Pelaksana Pekerjaan yang Lebih mementingkan isi perutnya sendiri atupun Kelompok , , Selain merugikan keuangan negara Petani pun. Merasa di rugikan karena Pekerjaan Tidak Maksimal ,, sudah MOLOR , pekerjaan dalam pemasangan asal jadi, Acak acakan tak sesuai dengan aturan yang ada .
Di minta kepada pihak ,APH ,,baik daerah maupun Pusat ,di minta untuk Mengambil Tindakan tegas ,kepada Oknum. Oknum Pelaksana dan Penanggung jawab pekerjaan Yang di biayai dengan Keuangan negara ,
#( K-@6 )























