Proyek Impres Asal jadi TA 2025 Sampai saat ini belum selesai Pihak Balai diduga sakit mata

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seputih Mataram / Patrolinews86.com – Saluran air irigasi untuk pesawahan yang dibiyayai Menggunakan Anggaran Negara guna mendukung Program Ketahan Pangan ,alih alih di kerjakan Sesuai aturan yang ada ,dari Pemasangan ,yang tak beraturan , Ukuran BRIKES ,pun tak sama panjang pendeknya ,Pemasangan NAT Pun hanya alakadarnya ,,pekerjaan TA 2025 Hingga Saat ini Bulan Maret 2026 Belum Terselesaikan ,,( MOLOR )

Selain Merugikan Keuangan Negara dan Petani ,karena pihak terkait Lebih mementingkan Kantong pribadi ataupun Kelompok .Yang lebih memprihatinkan ,,Apakah pihak Balai selaku pihak terkait pura pura tak melihat ,,atau memang tidak melihat ,,bahkan patut diduga pihak BALAI SAKIT MATA

Lokasi Pekerjaan yang terletak ,di Kampung Fajar Mataram Kecamatan Seputih Mataram Kabupaten Lampung Tengah

Tak di ditemukan papan informasi terkait pekerjaan tesebut , menurut IWAN Warga Kampung Varia Agung Kecamatan Seputih Mataram , Salah Satu pekerja yang Di konfirmasi ,, Emang gak ada Papan informasinya Mas , IWAN Cs Mengatakan dalam pengerjaan Tersebut Tak ada Pengawas yang datang ke Lokasi ,,bahkan saya tidak Tau siapa pengawasnya ,, paling Biasnya P3A ,nya pak SITU ( Tusiran ) Warga kampung Fajar Mataram
Kalo untuk Upah kami Rp 80.000( Delapan puluh Ribu rupiah ) / Meternya ,ini ada Sepanjang 500 Meter ,saat ini pegerjaan belum separonya ,,Imbuh IWAN ,,kepada Tim Media .

Dari informasi yang di dapat oleh tim media ,ada RICO ANDRIAN ,Selaku pihak Terkait ,
Namun sangat di sayangkan RICO ANDRIAN ,, tak memberikan Tanggapan apapun saat di Konfirmasi Oleh Tim Media Malalui Chat WhatsApp di Nomer 0856 XX21 XXXX ,

Dengan Prihal tersebut diatas diduga kuat anggaran Negara Menjadi Bancakan Oknum oknum Pelaksana Pekerjaan yang Lebih mementingkan isi perutnya sendiri atupun Kelompok , , Selain merugikan keuangan negara Petani pun. Merasa di rugikan karena Pekerjaan Tidak Maksimal ,, sudah MOLOR , pekerjaan dalam pemasangan asal jadi, Acak acakan tak sesuai dengan aturan yang ada .

Di minta kepada pihak ,APH ,,baik daerah maupun Pusat ,di minta untuk Mengambil Tindakan tegas ,kepada Oknum. Oknum Pelaksana dan Penanggung jawab pekerjaan Yang di biayai dengan Keuangan negara ,

#( K-@6 )

Berita Terkait

Surnata Warga Miskin Tertahan 2 Hari 1 Malam di RSUD Indramayu Akibat Terbebani Tagihan Rp.22 Juta
Operasi Sarang Narkoba di Kajen, Polisi Periksa Pengunjung Hiburan 
Safari Subuh Polsek Pekalongan Selatan, Jadi Ruang Silaturahmi dan Komunikasi Kamtibmas.
1 REMAJA DIDUGA GENK MOTOR TEWAS, 3 KRITIS DIMASSA WARGA
Himbauan Perda Mihol 0 Persen, Secara Terbuka Miras Malah Dipajang Jadi Hadiah Lempar Gelang di Pasar Malam Kedokan Bunder Indramayu
Ratusan Pelajar SMAN 1 Tukdana Dibawa Ke Fasilitas Kesehatan Diduga Keracunan Bantuan MBG
Diduga Korsleting Kulkas, Warung Kopi di Lahan Perhutani Mesoyi Talun Ludes Terbakar
Rumah Sakit MM Indramayu Terbakar Diduga Api Berasal Dari Bangunan Gudang Hemodialisa RS MM
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Surnata Warga Miskin Tertahan 2 Hari 1 Malam di RSUD Indramayu Akibat Terbebani Tagihan Rp.22 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Operasi Sarang Narkoba di Kajen, Polisi Periksa Pengunjung Hiburan 

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Safari Subuh Polsek Pekalongan Selatan, Jadi Ruang Silaturahmi dan Komunikasi Kamtibmas.

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:04 WIB

1 REMAJA DIDUGA GENK MOTOR TEWAS, 3 KRITIS DIMASSA WARGA

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Himbauan Perda Mihol 0 Persen, Secara Terbuka Miras Malah Dipajang Jadi Hadiah Lempar Gelang di Pasar Malam Kedokan Bunder Indramayu

Berita Terbaru