4 Sekolah SMK siap sukseskan Revitalisasi Untuk menunjang mutu pendidikan bagi Siswa/i

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuningan patrolinews86.com –  Sukseskan Pembangunan Revitalisasi adalah komitmen Sekolah Menengah Kejuruan di Indonesia untuk menjadi pilar utama dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, kompeten, dan siap kerja guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.  Berikut adalah poin-poin penting peran SMK dalam pembangunan
IMG 20251219 WA00011
1. Fokus Revitalisasi dan Kompetensi (2025)
Pemerintah melalui Kemendikdasmen mendorong penguatan SMK melalui beberapa sektor utama: 
  • Sektor Kebekerjaan: Penguatan akses kerja luar negeri, sertifikasi kompetensi murid, dan sertifikasi bahasa asing.
  • Sektor Kemandirian: Pengembangan Teaching Factory (pabrik dalam sekolah) dan revitalisasi sarana prasarana.
  • Sektor Kreativitas: Projek kreatif dan kewirausahaan bagi siswa.
  • Sektor Masa Depan: SMK Pusat Keunggulan, digitalisasi pembelajaran, dan peningkatan kompetensi guru. 
2. Pilar SDM Unggul dan Ekonomi Indonesia SMK berperan strategis dalam:
  • Mencetak Tenaga Kerja Siap Pakai: Sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri (DUDI).
  • Mengurangi Pengangguran: Menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui keterampilan praktis.
  • Bonus Demografi: Menjawab tantangan industri dengan SDM yang adaptif. 
3. Link and Match dengan Industri
Kebijakan ini memastikan kurikulum SMK sesuai dengan kebutuhan nyata di dunia kerja. Ini melibatkan: 
  • Penyusunan Kurikulum Bersama: Melibatkan industri dalam menyusun materi ajar.
  • Magang Terstruktur: Pengalaman kerja nyata yang meningkatkan kompetensi.
  • Sertifikasi Profesi: Memastikan lulusan memiliki standar keahlian yang diakui. 

Screenshot 20251219 130719 1

Dengan fokus pada keterampilan praktis, kewirausahaan, dan adaptasi teknologi, SMK bertekad menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi bangsa. 
Dengan tujuan pemerintah diatas, bagi beberapa sekolah SMK yang dapat bantuan seperti  SMK AUTO MATSUDA, SMK PERTIWI , SMKN KARNAS dan BUDI BAKTI   Pun tak mau ketinggalan dirinya terus mensejajarkan dengan sekolah sekolah yang lain untuk menjadi sekolah yang terdepan di kabupaten kuningan.Tak heran bantuan revitalisasi yang diterimanya pun terus dipacu sejalan dengan aturan dan juknis yang telah ditentukan dengan harapan hasil dari kegiatan bisa sejalan dengan harapan dan tidak menyimpang.
Seperti dikata kepala sekolah SMK Auto Matsuda Kuningan yang bernama Abdul Muhyi  S.HI MA, SMK Pertiwi Kuningan Dea Ariana Vamitrianto  SE.MSi, SMK Karnas Dr.H.Yepri Esa Trijaka M.MPd dan SMK Budi Bhakti kepala sekolah bernama  Rijal Putra Pamungkas S.IP MSi
Semua sepakat sekolah alamin kemajuan yang mampu mencetak anak didik yang siap kerja dan mampu berdaya saing sejalan dengan tujuan utama pemerintah dimana SMK bisa mempersiapkan peserta didik menjadi tenaga kerja terampil yang siap kerja di dunia industri/usaha, mampu mengembangkan potensi diri, serta bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi atau menjadi wirausaha, dengan pembekalan kompetensi kejuruan (60% praktik, 40% teori) sesuai bidang keahlian yang diminati untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja.
Screenshot 20251219 130556 1
Seperti Tujuan Utama SMK:
    1. Mempersiapkan Siswa untuk Dunia Kerja: Menghasilkan lulusan yang kompeten dan langsung bisa bekerja di industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai program keahlian (Teknik, Akuntansi, Multimedia, dll.).
  • Mengembangkan Potensi Diri: Membekali siswa dengan pengetahuan, keterampilan (IPTEK), kepribadian, dan akhlak mulia agar mampu mengadopsi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
  • Membentuk Jiwa Wirausaha: Mendidik siswa agar mampu menciptakan lapangan kerja sendiri dan mandiri melalui keahlian yang diperoleh.
  • Membuka Kesempatan Pendidikan Lanjutan: Memberikan bekal agar siswa juga memiliki opsi untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi (Politeknik, Universitas, dll.).
Karakteristik Pembelajaran SMK:
  • Fokus Praktik: Komposisi materi didominasi praktik (sekitar 60%) untuk mengasah keterampilan langsung.
  • Sesuai Kebutuhan Industri: Program keahlian disesuaikan dengan tuntutan dan ketersediaan lapangan kerja.
  • Pembelajaran Terintegrasi: Seringkali melibatkan Program Kerja Lapangan (PKL) atau praktik kerja di industri.

Screenshot 20251219 130806 1

Lip Dhian

Berita Terkait

Aktivis Anti korupsi mendesak  Dana BOS di SDN I Curug dan SDN I Susukan Lebak bisa di proses Auditor
MTs Baitul Arqom Madrasah Favorit
Masuk ke Sekolah-Sekolah, Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan Wanti-wanti Pelajar: Stop Bullying dan Bijak Medsos!
Kepercayaan Publik Tergerus,Laskar  LMPI Desak Evaluasi Kepemimpinan Kepala SMA 3 Kuningan
Dies Natalis ke-31 Yayasan Taruna Mandiri dan SLBN Taruna Mandiri ke-18 di Kabupaten Kuningan
Aparat Penegak Hukum Diminta periksa  Kepsek SMKN 1 Rancabali  anggaran dana BOS dan revitalisasi Rp.7 miliar lebih diduga bermasalah
Perkoprasian dan ekonomi Pancasila akan menjadi mata kuliah wajib diperguruan tinggi.
408 Siswa OSIS se-Jawa Barat Ikuti Pendidikan Karakter Gapura Pancawaluya Angkatan VII
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WIB

Aktivis Anti korupsi mendesak  Dana BOS di SDN I Curug dan SDN I Susukan Lebak bisa di proses Auditor

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:04 WIB

MTs Baitul Arqom Madrasah Favorit

Senin, 12 Januari 2026 - 17:43 WIB

Masuk ke Sekolah-Sekolah, Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan Wanti-wanti Pelajar: Stop Bullying dan Bijak Medsos!

Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:13 WIB

Kepercayaan Publik Tergerus,Laskar  LMPI Desak Evaluasi Kepemimpinan Kepala SMA 3 Kuningan

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:32 WIB

Dies Natalis ke-31 Yayasan Taruna Mandiri dan SLBN Taruna Mandiri ke-18 di Kabupaten Kuningan

Berita Terbaru

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

Ditjen Bina Keuda Kemendagri Satukan Persepsi Keuangan Daerah Lewat Rakornas

Jumat, 16 Jan 2026 - 14:15 WIB