Kab. Cirebon, Patrolinews86.com – Pekerjaan peningkatan jaringan irigasi Daerah Irigasi D.I. Cikeusik di Kabupaten Cirebon dan Kuningan, Jawa Barat yang di kerjakan oleh CV Cipta Tunggul Wilis Kab. Nganjuk Jawa Timur dengan Nilai hampir 10 Miliar telah selesai dilaksanakan. hal itu sudah sesuai dengan keinginan Menteri PUPR, agar semua pekerjaan irigasi dipercepat. proyek yang dilaksanakan BBWS Cimanuk-Cisanggarung ini, dianggap sangat mendukung program swasembada pangan dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto karena pekerjaaannya tidak mengganggu musim tanam (MT) ke 3 para petani.
Peningkatan jaringan irigasi ini pun bertujuan mengembalikan fungsi saluran untuk memenuhi kebutuhan air pertanian, meliputi Desa Pabuaran Kidul, Desa Bojongnegara (Cirebon), dan tawangsari losari (Cirebon) serta Desa Mekarjaya Cimahi (Kuningan). pekerjaan yang dimulai pada Maret dan berakhir di Desember 2025 ini, mencakup saluran induk Maneungteung Timur sepanjang 3.260 meter (layanan 288 ha) dan saluran Maneungteung Kepala sepanjang 202 meter tapi dengan total 3.650 meter, proyek ini juga menyerap sekitar 137 tenaga kerja lokal serta memberdayakan pemasok material setempat.
Upaya peningkatan jaringan irigasi bertujuan mengembalikan fungsi saluran agar dapat memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian produktif untuk memperkuat ketahanan pangan, melalui program Asta Cita Presiden Prabowo tadi. dan dalam pelaksanaannya, sangat menekankan pentingnya percepatan pekerjaan irigasi dengan menjamin ketepatan waktu dan mutu pembangunan. “pekerjaan ini penting untuk intensifikasi pertanian dengan suplai air yang memadai,” kata Febri pelaksana pekerjaan. ditambahkannya “waktu itu kepala balai menyampaikan ke kami agar pekerjaan tidak mengganggu musim tanam ketiga (MT III) dan kami pastikan tidak akan mengganggu karena air tetap mengalir,” ujarnya saat ditemui wartawan media ini dilokasi pekerjaan.
Kembali untuk di ingat, tujuan utama pekerjaan ini selain meningkatkan produktivitas petani, juga diharapkan bisa mengendalikan banjir, dan mengendalikan kondisi sungai agar dapat berfungsi optimal.
Sementara ditempat terpisah, Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro, mengatakan pekerjaan penangan banjir Sungai Cisanggarung sepanjang 7 km ini juga bertujuan untuk mengurangi risiko banjir pada lahan pertanian di wilayah hilir, khususnya pada Daerah Irigasi Cikeusik.
“Harapannya pada saat banjir juga tidak melimpas sampai DI Cikeusik, karena kalau melimpas risikonya bisa gagal panen,” kata Dwi Agus Kuncoro. dan Pekerjaan Peningkatan Jaringan Irigasi D.I Cikeusik di wilayah Cirebon Tahap III ini telah usai atau rampung tepat waktu, tanpa adanya kendala yang berarti. (Kusyadi)
























