Bandung patrolinews86.com – Mengaku s bagai salah satu tim sukses KDM dan menurut pengakuannya bernama Nana Sumarna yang bersangkutan mengaku dekat dengan KDM kang Dedi Mulyadi Gubernur Jabar dan dekat juga dengan orang kepercayaannya KDM yang bernama diki.
Namun sayang orangbyang mengaku tim sukses kdm tersebut malah diduga kuat dirinya telah melakukan penipuan kepada pekerja jalan a/n pak Hendra asal Bekasi dan Nadin Indra asal Sindang Laut Cirebon dengan berdalih ada pekerjaan dana Kadeudeuh dan pribadi KDM untuk membangun jalan di desa tempat tim sukses tersebut berada dengan nilai pekerjaan mencapai 360.000.000 yang di kerjakan di desa Cangkuang wetan Kec.Daykolot Kab.Bandung sepanjang 2500 meter lebih. Tapi setelah pekerjaannya di selesaikan dari bulan mei 2025 sampai dengan saat ini belum di bayar kan juga dengan alasan berbagai macam alasan contohnya mengaku dinas belum bisa mencairkan anggaran dimana keterlibatan dinas DPKPP Kab.Bandung bidang pemukiman juga terlibat di dalamnya., karena pernah di bawa salah satu pekerja indra ke dinas tersebut bertemu dengan salah satu pegawai disana menjanjikan akan di cairkan nanti di bulan Nopember, tetapi sampai dengan saat ini anggaran tetap tidak bisa di cairkan juga, yang anehnya desa Cangkuang penerima manfaat pekerjaan dengan enak kepala Desa Cangkuang yang bernama Asep mengatakan bahwa kami tidak tau pekerjaan dari mana tiba tiba pak Nana datang langsung di kerjaan ya kami juga heran tapi taksiran saya, mungkin karena pak Nana dekat sama KDM jadi ada anggaran khusus dari KDM. Tapi yang anehnya juga sisa pekerjaan yang belum di kerjakan, malah di kerjakan menggunakan anggaran Kab.Bandung dari Dinas DPKPP ,tentu ini menjadi tanda tanya besar ada apa dibalik protes semua ini .” Ucap Hendra dan Nadin, yang disampaikan melalui Dony sigakole.
Tentu dengan kejadian ini kami menjadi tanda tanya besar ” ada konspirasi apa diantara mereka ..?
Baik yang mengaku sebagai tim sukses KDM Nana Sumarna.Dinas DPKPP dan Desa Cangkuang…? Ucapnya pada patroli dengan sedikit kesal.
Masih menurut dia, kasihan pekerja harus meninggalkan keluarga mencari rezeky untuk menghidupi keluarga malah di tipu oleh yang mengaku Tim sukses KDM.Dinas DPKPP dan Desa Cangkuang sebagai penerima manfaat pekerjaan dan dalam pekerjaannya di awasi langsung oleh kepala desa dan aparat Desa Cangkuang, yang paling miris lagi, Nana Suryana menjanjikan Dinas DPKPP akan membayarnya hari ini nanti ketemu di BJB naripan jam 10.00 pagi tapi dari pagi di tunggu oleh Pekerja Hendra yang jauh jauh dari Bekasi dan Nadin indra dari Sindang Laut Cirebon tapi sampai bang tutup hanya di janjikan 15 menit lagi setengah jam lagi sampai bank BJB tutup yang bersangkutan tidak pernah nongol yang katanya masih rapat di dinas
Melihat gelagat yang kurang baik selanjutnya kedua pekerja tersebut menyerahkan segalanya ke pengacaranya yang bernama silivester untuk menindak lanjutin melaporkan ke pihak APH untuk di proses hukum biar tau yang jelas anggarannya besarnya berapa dan dari mana anggarannya, kalau Memeng Dinas DPKPP Kab Bandung dan pihak Desa Cangkuang terlibat agar di ambil tindakan hukum sesuai dengan hukum yang berlaku.” Ucapnya .***













