Kuningan,Patrolinews86.com-
Peran strategis ulama dalam menjaga persatuan dan harmoni sosial, menjadi agen pemersatu umat, serta menjembatani nilai-nilai agama dengan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Persatuan ini terwujud melalui kolaborasi ulama dengan pemerintah (umara) dan dukungan dari masyarakat itu sendiri untuk membangun negara yang adil dan sejahtera.
Para Ulama Desa Kertawana Kecamatan Kalimanggis hari ini kumpul bersilaturahmi untuk membahas Persatuan Kesatuan Umat dan Perdamaian bangsa.
Bertempat di kediaman KH.Uung (Pengasuh Pesantren Sumur Jero) yang berlokasi di dusun puhun,Sabtu(18/10).
Para tamu undangan yang hadir di antaranya KH.Wawan(Pengasuh Pesantren Kebon Santri), KH Ma’mun, KH.Mumung, KH Anas, Ustad.Eman, Ustad.Ain, Ustad Oman, Ustad.Roni dan lainnya tak ketinggalan Kepala Desa Kertawana Juned Junaidi, Sudira(Mantan.Bihi)serta Tokoh Masyarakat Desa Kertawana.
Ulama bertugas menyampaikan pesan damai, toleransi, dan kasih sayang untuk mencegah perpecahan dan konflik di masyarakat.
Ulama juga berperan dalam membina umat, memediasi islah (perdamaian) antar kelompok yang berselisih, dan memberikan pemahaman keagamaan yang benar berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Ulama yang menyatukan umat dianggap sebagai pewaris para Nabi, karena mereka mengajarkan ilmu agama dan menjadi panutan moral serta sosial bagi masyarakat.
Menjembatani perbedaan: Ulama juga berperan dalam menjaga stabilitas toleransi beragama dan meminimalisir kesalahpahaman di tengah masyarakat yang beragam suku, ras, dan budaya.
Kolaborasi ulama, umara, dan umat merupakan Tiga pilar penting dalam Persatuan dan kesejahteraan negara. Di butuhkan sinergi antara Ulama (spiritual), Umara (pemerintah/sosial), dan Umat (masyarakat) yang saling bekerja sama.
Saling melengkapi.
Ulama dan umara harus bekerja sama, di mana ulama memberikan nasihat agama dan spiritual, sementara umara menjalankannya dalam kebijakan pembangunan yang membawa kemaslahatan bersama.(bie)























