Jaksel,patrolinews86.com – Polri terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima, cepat, dan transparan. Hal ini diwujudkan melalui forum belajar bersama bertajuk “Strategi Polri Presisi Menuju Pelayanan Publik yang Prima dan Anti-Korupsi” yang digelar di Ruang Rapat Posko Presisi, Bareskrim Polri, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang dipimpin Wakaposko Presisi, Brigjen Pol. Dr. Indarto, S.H., S.Sos., S.I.K., M.Si., tersebut menghadirkan narasumber Nathalya Wani Sabu, selaku Ketua Komite Cyber Security Perbanas. Dalam kesempatan ini, ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang visioner dan berkarakter kuat dalam mendorong transformasi pelayanan publik. Salah satu pokok bahasan utama adalah strategi peningkatan pelayanan melalui sistem call center, yang terbukti mampu mempercepat respons publik. Melalui forum ini, Polri menegaskan tekadnya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sekaligus menjaga transparansi dan efisiensi dalam memberikan pelayanan publik yang lebih baik.
Divisi Humas Polri menggelar kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) sekaligus pembinaan kesehatan mental personel di Jakarta, Rabu (24/9). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., tersebut diikuti 653 personel, baik secara langsung maupun daring. Dalam arahannya, Kadiv Humas Polri menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental dengan beban tugas kepolisian, khususnya di bidang kehumasan. Lebih lanjut, ia berharap kegiatan Anev dapat dijadikan ajang refleksi diri bagi setiap personel Humas Polri agar lebih memahami peran dan tanggung jawabnya.
“Semoga kegiatan yang baik ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat besar bagi kita semua, serta semakin memperkuat peran Divisi Humas Polri sebagai penjaga citra positif, kepercayaan masyarakat, dan harapan terhadap isu kepolisian, sehingga Polisi menjadi mitra dan selalu di hati masyarakat,” tutur Kadiv Humas Polri.
Divisi polri/Fifi
























