Indramayu-PatroliNews86.Com
Forum Peduli Indramayu dalam aksinya sekarang dengan ‘Mogok makan’ yang dilaksanakan mulai hari ini Kamis (18/09/2025) di depan Kejaksaan Negeri Indramayu yang di pimpin Korlapnya oleh Sdr. Masdi dengan diikuti oleh rekan2nya yang tadinya berjumlah 15 orang namun saat ini ada rekannya yang meninggal dunia sehingga hanya diikuti sebanyak 9 orang.
Mereka atas kepeduliannya terhadap Indramayu sampai melakukan aksi mogok makan karena merasa prihatin atas lamban dan bungkamnya penanganan kasus BPR Karya Remaja yang diduga terhadap Nasabah yang telah meminjam uang dan sampai saat ini mereka masih belum mengembalikan secara utuh sampai dengan saat sekarang. Menurut beberapa sumber bahwa nasabah yang diduga meminjam uang di BPR Karya Remaja Indramayu sudah pernah diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sampai saat ini belum ada yang di tetapkan sebagai tersangka ataupun di tahan.
Sementara itu dari Team PatroliNews86.com ketika menghubungi Koordinator Lapangan Forum Peduli Indramayu sdr. Masdi melalui Wa nya menyatakan ada beberapa tuntutan :
1. Agar Kejaksaan Tinggi Jawa Barat segera menetapkan TERSANGKA kepada Kreditor yang “MENGGARONG” uang BPR Karya Remaja Indramayu.
2. Sita aset aset para Tersangka dari hasil “Garong” uang BPR Karya Remaja.
3. Untuk LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) yang mengambil alih BPR Karya Remaja meminta adanya keterbukaan dalam menangani pengembalian atau penyitaan aset aset dan berapa yang sudah dilelang serta berapa Nasabah BPR Karya Remaja yang belum dikembalikan dananya.
Selanjutnya sdr. Masdi selaku korlap aksi mogok makan mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Indramayu agar selalu mengawal dan mengawasi jalannya proses BPR Karya Remaja di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. (Agus Sulis)























