Aksi Keprihatinan Dan Solidaritas: (Antara Harapan Dan Kenyataan
Oleh : Gregorius Cristison Bertholomeus, S.H.,M.H
Ketika stabilitas negara terganggu, ada sebuah harapan yang datang dan membawa suara dari orang-orang kecil dan terpinggirkan.
Orang-orang kecil inilah yang mempunyai sumbangsi tersebar terhadap negara.
Namun, orang-orang kecil sering dipinggirkan demi sebuah kepentingan.
Menelisik tentang kegiatan pada “Aksi Kepedulian Dan Solidaritas” membantu seluruh elemen untuk dapat dimelihat secara jeli tentang makna dibalik dari peristiwa malam ini.
Hal ini merujuk pada sebuah simbol yang dipilih yaitu lilin.
Sehingga sebuah pertanyaan yang menggurat dalam tatanan berpikir.
Akankah seribu cahaya lilin mampu menerobos ruang-ruang gelap bagi para pemegang tampuk pemerintahan ataukah lilin hanya Sebagai simbol adanya kehadiran atau partisipasi belaka.
Kenyataan saat ini bahwa suara-suara orang kecil dan terpinggirkan jarang dan sulit didengarkan.
Orang-orang kecil dan terpinggirkan hanya bisa bersuara sebatas kemampuan mereka.
Mereka dibatasi oleh adanya sistem yang sudah tertata dengan baik oleh pemegang kekuasaan.
Inilah yang menjadi suatu kenyataan yang tak dapat dipungkiri.
Meminjam tulisan Marx yang mengatakan bahwa instrumen yang dipakai oleh kelas dominan untuk mempertahankan posisinya dan menekan kelas yang lemah.


























