BUMDes Jangan Sampai Jadi ajang Bancakan Para Oknum

Minggu, 20 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuningan,Patrolinews86.com- Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang seharusny menjadi wadah kegiatan ekonomi desa dan mensejahterakan masyarakat, Jangan sampai malah disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu untuk kepentingan pribadi, Termasuk adanya praktik korupsi.

BUMDes sebagai Wadah Perekonomian Desa dan
BUMDes didirikan untuk mengelola potensi desa, baik itu sumber daya alam maupun sumber daya manusia, untuk meningkatkan pendapatan desa dan kesejahteraan masyarakat.

Sayangnya, dalam praktiknya, ada kekhawatiran publik bahwa BUMDes bisa menjadi ajang “bancakan” atau korupsi, di mana oknum-oknum yang terlibat dalam pengelolaan BUMDes memanfaatkan dana desa untuk kepentingan pribadi.

Jika BUMDes dikelola dengan tidak profesional dan terjadi penyalahgunaan, hal ini dapat menyebabkan hilangnya modal desa, tidak tercapainya tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan bahkan bisa terjerat kasus hukum.

Untuk mencegah penyalahgunaan dalam pengelolaan BUMDes, diperlukan pengawasan yang ketat dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah, Badan Pengawas Desa (BPD), dan Peran serta dari Masyarakat itu sendiri. Selain itu, transparansi dalam pengelolaan BUMDes juga sangat penting agar masyarakat bisa ikut memantau dan mengawasi jalannya usaha BUMDes.

Jika ditemukan bukti adanya dugaan korupsi dalam BUMDes, masyarakat memiliki hak untuk melaporkannya kepada aparat penegak hukum.
Contoh Kasus:
Beberapa berita dan artikel menyebutkan adanya dugaan korupsi dalam pengelolaan BUMDes, di mana dana desa yang seharusnya digunakan untuk kegiatan usaha desa malah disalahgunakan untuk kepentingan pribadi oknum-oknum tertentu.

Pentingnya Peran Serta Masyarakat Masyarakat desa memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya BUMDes. Jika ada kejanggalan atau dugaan penyalahgunaan, masyarakat diharapkan berani melaporkan dan tidak takut untuk bersuara Sabtu,(19/7).

BUMDes jangan sampai jadi ajang bancakan para oknum” merupakan seruan agar BUMDes dikelola dengan baik, profesional, dan transparan, sehingga bisa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat desa dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

Artikel ini di buat dan di rangkum dari berbagai sumber sebagai bentuk kepedulian publik untuk mengawasi Bumdes supaya menjadi Badan Usaha Milik Desa yang Profesional Maju dan Akuntabel. (bie)

Berita Terkait

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Berita Terbaru