Atasi Masalah Kohe Jadi Pupuk Organik, Bupati Dian Gandeng PT. Berkah Lumintu Sejati

Minggu, 15 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNINGAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan mengambil langkah strategis dalam mengatasi persoalan lingkungan akibat limbah kotoran hewan (kohe) sapi. Sabtu (14/6/2025), Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si meninjau langsung operasional pabrik pengolahan kohe menjadi pupuk organik di Desa Cihideunghilir, Kecamatan Cidahu.

Kunjungan tersebut didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Kepala Bappeda, perwakilan BPKAD, dan unsur kecamatan setempat.

Pabrik pengolahan Kohe ini dikelola oleh PT. Berkah Lumintu Sejati, dan telah ditunjuk oleh Pupuk Indonesia Persero Group untuk memproduksi pupuk organik bersubsidi jenis Petroganik yang akan disalurkan kepada para petani di Indonesia.

Menurut Bupati Dian, kehadiran pabrik ini menjadi solusi konkret terhadap persoalan limbah peternakan yang selama ini menjadi masalah utama di wilayah-wilayah sentra sapi seperti Desa Cisantana dan Cipari di Kecamatan Cigugur, serta Kecamatan Cibingbin.

“Alhamdulillah, kerjasama ini akan menjadi langkah solutif. Ini merupakan upaya mengolah limbah menjadi produk bernilai tambah berupa pupuk organik,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan bahwa bahan baku pupuk Petroganik berasal dari kotoran sapi milik para peternak setempat, sehingga permasalahan limbah dapat langsung ditangani di sumbernya, sekaligus memberikan nilai ekonomis baru bagi masyarakat. “Produksi awal diperkirakan mencapai 20 hingga 30 ton, dan kami optimistis kapasitas ini bisa ditingkatkan hingga 50 ton,” sebutnya.

Direktur PT. Berkah Lumintu Sejati, Ari Bowo Sumarno, menilai bahwa potensi limbah ternak di Kuningan sangat besar namun belum tergarap optimal. Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah strategis dan inovatif dari Bupati Kuningan.

“Kami bekerja sama dengan Pupuk Indonesia dan kini telah memulai operasional. Bahan baku kami peroleh langsung dari kotoran sapi, dan proses pengolahan dilakukan dengan saksama agar menghasilkan pupuk organik berkualitas,” jelas Ari.

Ia berharap, inisiatif ini dapat mengubah limbah kohe bukan lagi polusi, tetapi potensi yang membawa manfaat. Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Daerah dan PT. Berkah Lumintu Sejati juga telah membuka pabrik di Sentra Peternakan Sapi di wilayah Kecamatan Cigugur yang tak lama lagi akan dilaunching oleh Pemkab Kuningan.

Dengan hadirnya pabrik ini, semoga pencemaran lingkungan akibat limbah ternak dapat ditekan, sementara petani mendapatkan akses terhadap pupuk organik berkualitas dengan pasokan yang lebih terjamin.

Screenshot 20250615 221455

Berita Terkait

Majalengka Kembali Berprestasi, Raih Penghargaan Pemerintah Daerah Teraktif dari OJK
Pelantikan Enam Camat dan Mutasi Pejabat Diduga Ada Indikasi Titipan dan Transaksional
Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu
Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Majalengka Kembali Berprestasi, Raih Penghargaan Pemerintah Daerah Teraktif dari OJK

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Pelantikan Enam Camat dan Mutasi Pejabat Diduga Ada Indikasi Titipan dan Transaksional

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Berita Terbaru