Dua Warga Rote Ndao NTT Tewas di Persawahan Akibat Tersambar Petir Saat Bekerja Di Persawahan.

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Warga Rote Ndao NTT Tewas di Persawahan Akibat Tersambar Petir Saat Bekerja Di Persawahan.

PATROLINEWS86.COM _ ROTE NDAO, NTT. Dua warga Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tewas akibat tersambar petir saat bekerja di persawahan.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu, 21 Desember 2024, sekitar pukul 12.00 Wita.

Dua korban yang meninggal dunia adalah Candra Lasor Ndun (53) dan Sefanya Yohanis Lekeama (17).

Kapolres Rote Ndao : AKBP Mardiono, menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung secara tiba-tiba, sehingga upaya penyelamatan tidak dapat dilakukan.

Candra Lasor Ndun bersama dua rekannya, Rofi Bailao (42) dan Jacob Ndun (52), sedang menggarap lahan di persawahan Kapasiok, Desa Persiapan Loman.

Saat hujan deras disertai petir melanda, mereka berusaha mencari perlindungan di sebuah pondok darurat.

Namun, petir menyambar pondok tersebut, menyebabkan Candra dalam posisi tersungkur.

Setelah diperiksa, ia dinyatakan sudah meninggal dunia.

Rofi dan Jacob kemudian melaporkan kejadian itu kepada keluarga dan pemerintah setempat.

Jenazah Candra langsung dibawa ke rumahnya untuk disemayamkan.

Sementara itu, Sefanya Yohanis Lekeama berada di lokasi yang sama bersama dua temannya, Rehan Liu (17) dan Bles Menoh (17).

Saat itu, mereka sedang mencangkul untuk membuat pematang sawah ketika hujan lebat disertai guntur terjadi.

Ketika berusaha berteduh di dalam mobil pikap yang terparkir, Sefanya dan teman-temannya panik dan langsung tiarap ke pematang sawah.

Setelah hujan reda, Rehan dan Bles bangkit, tetapi Sefanya tidak sadarkan diri.
Ia segera dilarikan ke RSUD Baa, namun nyawanya tidak tertolong.

GELSON _ PATROLINEWS86.COM

Berita Terkait

Pertamina EP Atasi Dengan Singkat Kebakaran di Stasiun Pengumpul Utama Cemara Lokasi Di Desa Rajaiyang Losarang*
Aksi Demo KOMPI Berjalan Tertib, “Hadiahi” Biawak untuk Pejabat Indramayu
Amalan yang dicintai Alloh SWT Adalah Qurban
Pria di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar, Polisi Lakukan Olah TKP
Dewan Kesenian Indramayu Tampilkan Pameran Seni “Pametonan” Semarakkan HUT ke-25
Warga Penyindangan Kulon “Menjerit”! Perumdam Tirta Darma Ayu Disorot 2 Bulan Air Tidak Mengalir
Halal bi Halal Warga Masyarakat Kelurahan Gergunung Klaten.
Masyarakat Petani Tambak Indramayu Menolak Revitalisasi Tambak
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:13 WIB

Pertamina EP Atasi Dengan Singkat Kebakaran di Stasiun Pengumpul Utama Cemara Lokasi Di Desa Rajaiyang Losarang*

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:59 WIB

Aksi Demo KOMPI Berjalan Tertib, “Hadiahi” Biawak untuk Pejabat Indramayu

Senin, 27 April 2026 - 13:13 WIB

Amalan yang dicintai Alloh SWT Adalah Qurban

Selasa, 21 April 2026 - 14:23 WIB

Pria di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar, Polisi Lakukan Olah TKP

Minggu, 12 April 2026 - 13:45 WIB

Dewan Kesenian Indramayu Tampilkan Pameran Seni “Pametonan” Semarakkan HUT ke-25

Berita Terbaru

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

FOKBI Kabupaten Klaten Resmi Terbentuk, Tantyo Hatmono Didapuk Jadi Ketua.

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:59 WIB

eropa365