Diplomasi Tahu Gejrot Eratkan Hubungan Diplomatik Indonesia – Inggris

Kamis, 22 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diplomasi Tahu Gejrot Eratkan Hubungan Diplomatik Indonesia – Inggris

KOTA BANDUNG, Patrolinews86.com – Connecti City 2024 akan berlangsung di Kota Bandung, 22 – 24 Agustus 2024. Diawali dengan pembukaan di Gedung Sate Bandung hari ini, Kamis (22/8/2024).

Mengambil tema Creative Diplomacy: The Roles of Creatives In Driving Impactful Regional Development, dihadiri langsung Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin bersama Dubes Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Dominic Jermey, serta Menparekraf Sandiaga Uno yang memberikan sambutan melalui video.

Ada yang menarik dalam pembukaan Connecti City 2024. Bey Machmudin dan Dubes Dominic Jermey mencoba meracik makanan tradisional asal Cirebon, tahu gejrot.

Dengan bimbingan Cheff Hardian Eko, Bey dan Dominic berhasil meracik dan langsung mencicipinya tapi dengan saling menukar hasil racikan. Bey mencicipi tahu gejrot hasil racikan Dominic, dan sebaliknya.

Dalam racikan masing – masing, keduanya sama- sama menggunakan lima cengek (cabe rawit). Bedanya lima cengek sudah lebih dari kata pedas bagi lidah Eropa Dubes Dominic. “Saya suka pedas, saya coba pakai lima cengek demikian juga dengan Pak Bey. Rupanya cukup pedas, ya,” ujar Dominic.

“Ini akan menjadi makanan favorit kedua saya,” tambahnya.

Sementara Bey, yang memang sudah tidak asing dengan tahu gejrot karena lahir di Cirebon, merasa lima cengek masih kurang pedas, meskipun di antaranya ada cengek domba.

Demo membuat tahu gejrot yang dilakukan Bey dan Dominic bukan sekadar _gimmick_ melainkan contoh kecil yang sangat mewakili pesan kunci dari Connecti City 2024. Tahu gejrot nyatanya bisa menjadi alat diplomasi yang dapat mempererat hubungan baik antara Indonesia – Inggris.

Cheff Hardian mengatakan diplomasi bisa dilakukan melalui kuliner. Dipilihnya tahu gejrot karena kuliner khas yang sangat mudah dibuat.

“Hanya bawang putih, bawang merah dan cabe diulek setelah itu dimasukan tahu dan disiram dengan saus gula. Simpel namun menjadi makanan khas yang disukai,” jelasnya.

(Dedi)

Berita Terkait

Bocah Terlantar Mengidap Down Syndrom , Bisa Dipertemukan Dengan Keluarganya Oleh Wartawan
Ketum DANRI Sultan Sepuh Cirebon: Bencana Sumatera Sudah Masuk Kategori Bencana Nasional, Pemerintah Harus Bergerak Cepat!”
PLN UID Jabar Resmikan SPKLU Center 229B di Cirebon, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jawa Barat
Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia, Agung Sulistio, Sampaikan Ucapan Selamat Menempuh Hidup Baru kepada drh. Desti Ika Yanti dan Anugrah Harizqi Pratama, A.Md.
PT. DIZAMATRA POWERINDO RAIH PIAGAM APRESIASI PEMBINA PROKLIM 2025
Pekerjaan Hotmix di RW 2 Pesantren Dilaksanakan Saat Hujan, Tanpa Pengawasan — Warga Minta Dinas DPRKP Tidak PHO Sebelum Kualitas Sesuai RAB
Gerai Koperasi Merah Putih Kebonbaru Diresmikan, Pemkot Cirebon Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Gerak Sigap Polsek Andong dalam Penanganan Kebakaran Rumah di Desa Kadipaten
Tag :

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 05:24 WIB

Bocah Terlantar Mengidap Down Syndrom , Bisa Dipertemukan Dengan Keluarganya Oleh Wartawan

Minggu, 7 Desember 2025 - 20:28 WIB

Ketum DANRI Sultan Sepuh Cirebon: Bencana Sumatera Sudah Masuk Kategori Bencana Nasional, Pemerintah Harus Bergerak Cepat!”

Minggu, 7 Desember 2025 - 19:53 WIB

PLN UID Jabar Resmikan SPKLU Center 229B di Cirebon, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jawa Barat

Minggu, 7 Desember 2025 - 18:40 WIB

Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia, Agung Sulistio, Sampaikan Ucapan Selamat Menempuh Hidup Baru kepada drh. Desti Ika Yanti dan Anugrah Harizqi Pratama, A.Md.

Minggu, 7 Desember 2025 - 17:30 WIB

PT. DIZAMATRA POWERINDO RAIH PIAGAM APRESIASI PEMBINA PROKLIM 2025

Berita Terbaru