DPRD Kuningan Perlu Penyegaran”Kursi Dewan perlu Wajah Wajah Baru
Kuningan,Patroli News 86
Pentas politik sudah mendekati,genderang suara pemilu sudah mulai bergemuruh,berbagai baliho fhoto sudah mulai di jajakan baik calon legislatif,maupun calon pilpres.
Para caleg sudah mulai mendekati merayu masyarakat berbagai jurus dan strategi mulai di jalankan untuk menarik simpati serta mendapat dukungan masyarakat,tak fterkecuali para calon legislatif di DPRD Kuningan.
Mendapati hal ini,Sekjen SIGAB JABAR.Sukendar SH angkat Bicara.Memang mendekati pemilu pasti rame baliho poster para calon Legislatip(caleg) terpampang di mana mana.
Namun sayang masih ada saja poster baliho para caleg yang sudah ada nomer urut dan tanda paku pencoblosanya,yang jadi pertanyaan apakah itu tidak melanggar regulasi????
Dan kok Bawaslu diem aja,ada apa ini???”heranya”
Tapi yang terpenting dan sangat perlu masyarakat Kuningan selektif serta harus cerdas dalam memilih Caleg,jangan sampe jadi korban politik transaksional dalam memilih caleg DPRD Kuningan nanti.
Karna nasib kita semua di pertaruhkan lima tahun kedepan,contoh yang nyata yang kita rasakan sekarang,Kabupaten Kuningan mengalami gagal bayar,ini di duga kinerja para legislator perlu di pertanyakan,mangkanya kemaren kinerja dewan dan pemerintah mendapat kado demo di akhir tahun dari aliansi ormas lsm dalam hal ini ASKAB terkait kinerja para legislator selama ini.
Oleh sebab itu saya rasa kursi Dewan untuk tahun 2024 -2029 di DPRD Kuningan,perlu adanya penyegaran Wajah wajah baru para legislator biar tidak terjebak dalam regulasi yang menyengsarrakan rakyat kedepan.”tuturnya”
Masih menambahkan Sukendar SH.Karna para legislator yang akan duduk nanti itu sebagai Repesentase wakil rakyat,yang punya tugas sebagi legislasi, Anggaran, dan pengawasan.
Jangan sampe legislasi pembuatan perda dan peraturan lain ,Anggaran bersama pemerintah namun lemah di dalam pengawasan,seperti hal nya sekarang ini sampe terjadi gagal bayar.
Mudah mudahan kalau para legislator yang akan duduk nanti di dominasi Wajah wajah baru,ada perubahan dan tidak akan terkontaminasi dengan regulasi sesat yang bisa menyengsarakan rakyat.
Karna apapun dalihnya tetap yang akan menjadi korban dari sebuah konspirasi adalah rakyat,kalau bapak bapak Dewan dan pejabat pemerintah kan sudah mewakili rakyat,dari mulai rumah mewah,mobil mewah,gajih,pasilitas cukup,kalau rakyat mah menjerit ngoceak maratan jagat akibat dari sebuah konspirasi yang menyusahkan rakyat.”tandasnya”
Uus(boy).Patroli 86
























