Pemprov Dianugerahkan Penghargaan dari Kemendes PDTT, Tak ada desa tertinggal di Jawa Barat

Rabu, 19 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Patrolinews86.com
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menerima penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ( Kementrian PDTT )

Uu menerima penghargaan mewakili Gubernur Jawa Barat yang berhalangan hadir saat penyerahan penghargaan oleh Gus Menteri di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, Selasa (18/10)

Penghargaan tersebut dianugerahkan atas komitmen dan kerja kerasnya dalam mendorong percepatan pembangunan desa sehingga seluruh desa di Jawa Barat mencapai status berkembang, mandiri dan maju.

“Selamat untuk Jawa Barat yang saat ini sudah tidak ada lagi desa tertinggal,”Ujar Menteri PDTT, Abdul Halim Iskandar.

Ditambahkan Gus Menteri, program yang digagas pada prinsipnya mengusung pembanguan di level pemerintahan terkecil yakni desa agar 766menjadi desa mandiri. Menurutnya, meskipun sasaran dari capaian Desa Mandiri yang menjadi garapan terletak bukan pada barang konkrit namun lebih ke peningkatan ekosistem terkecil yakni keluarga.

“Karena upaya mengoptimalisasi desa mandiri dimulai dari amannya ekonomi keluarga, kesejahteraan. Oleh karenanya, Desa Mandiri pendulunya ada pada pemberdayaan kepada masyarakat,” ujar Gus Menteri

Pihaknya pun mengungkapkan terima kasih kepada kepada warga Jawa Barat, dan pimpinan dari mulai kepala desa, Bupati hingga gubernur yang terus bisa membawa masyarakatnya untuk dapat menjadi mandiri.

“Kemendes memberikan apresiasi status bakti desa utama yang pertama yang masuk kategori desa mandiri dan ada di Jawa Barat. Sebagai apresiasi dan penghargaan, kami berikan juga lencana kepada kepala desa sebagai bukti kepada masyarakat. Lencana desa mandiri bisa dilihat langsung oleh masyarakat sebagai bukti nyata bahwa pimpinan desa telah berhasil membawa desanya menjadi desa mandiri,” ungkapnya

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengaku bangga atas dihelatnya kegiatan Teknologi Tepat Guna Nusantara (TTGN) ke XXIII yang berlangsung di Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, Program dari Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi tersebut sejalan dengan apa yang menjadi rintisan pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam upaya terus membangun desa-desa terpencil. Hal itu menjadi momentum untuk bisa lebih mengenalkan wilayah Jawa Barat di kancah nasional dari sisi pembangunan berbasis desa yang mengakselerasikan kemajuan teknologi.

Wagub Uu menjelaskan, saat ini Pemprov Jabar tengah fokus dalam melaksanakan pembangunan yang dimulai dari struktur pemerintahan terkecil yaitu desa. Salah satunya rintisannya adalah satu desa satu produk yang kemudian akan meniadi andalan dalam program membangun desa.

Dipaparkan secara jelas oleh Wagub UU, pembangunan di tingkat desa menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas masyarakat. 5Sehingga jika desa maju maka otomatis kabupaten pun bisa maju dan tentunya provinsi pun menjadi lebih maju.

“Ini inovasi pak Gubernur yang berupaya membangun dari mulai level terkecil yaitu desa. Dengan cara ini, tujuan utama dalam mewujudkan Jabar Juara yang akan mudah dicapai. Meskipun kendala saat Pandemi Covid-19 Jabar juga sama dengan daerah lain, namun secara perlahan pembangunan mulai bangkit kembali” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub pun tidak lupa mengapresiasi kepada seluruh Bupati/Walikota di Jawa Barat yang dapat secara continue mengawal program provinsi ini.

Sehingga apapun hambatan pembangunan di tingkat desa bisa dituntaskan secara perlahan. Hal itu terbukti, di Jawa Barat sendiri sudah tidak ada lagi desa tertinggal bahkan sangat minim dan ada daerah yang menjadi desa mandiri pertama di Indonesia.

Ini berkat dukungan para Bupati yang hebat dan terus mengawal program provinsi menjadi Jabar Juara. Termasuk kepada seluruh kepala desa yang bisa membina warganya untuk bisa lebih maju menuju desa mandiri,” ungkapnya.

Diketahui, TTGN XXIII Tahun 2022 akan berlangsung selama empat hari sejak 18 hingga 21 Oktober di hotel Aston, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon. Kegiatan akan diisi pameran teknologi terbaru dari tiap daerah dan hiburan lainnya.

( mila )

Berita Terkait

Kasrem 043/Gatam dan Wali Kota Metro Lepas Ratusan Peserta “Gas Amal Trail Adventure” untuk Pembangunan Masjid
Polisi Jaring Puluhan Pengguna Knalpot Brong di Alun-Alun Kajen
Keluarga Besar Bikers Journalist Indonesia (BJI) Mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional “Teruslah Belajar, Teruslah Berkarya untuk Negeri”
Hari Buruh Internasional di Klaten Diperingati Dengan Penuh Sukacita
Kios Pasar Karangampel Diduga Diperjualbelikan, Nilainya Fantastis 
May Day 2026, Polres Boyolali Gelar Panggung Hiburan, Senam hingga Layanan Kesehatan Gratis
Doa Bersama Peringatan May Day di Masjid Al Huda Berlangsung Khidmat, Polres Pekalongan Kota Lakukan Pengamanan Kegiatan 
SPPG Genting 1 Cepogo Konsisten Layani 2.338 Porsi, Utamakan Gizi dan Kualitas Selama 5 Bulan.

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:12 WIB

Kasrem 043/Gatam dan Wali Kota Metro Lepas Ratusan Peserta “Gas Amal Trail Adventure” untuk Pembangunan Masjid

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:23 WIB

Polisi Jaring Puluhan Pengguna Knalpot Brong di Alun-Alun Kajen

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:33 WIB

Keluarga Besar Bikers Journalist Indonesia (BJI) Mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional “Teruslah Belajar, Teruslah Berkarya untuk Negeri”

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:47 WIB

Hari Buruh Internasional di Klaten Diperingati Dengan Penuh Sukacita

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:31 WIB

Kios Pasar Karangampel Diduga Diperjualbelikan, Nilainya Fantastis 

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Polisi Jaring Puluhan Pengguna Knalpot Brong di Alun-Alun Kajen

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:23 WIB

HUKUM

POS BANTUAN HUKUM (POSBAKUM) “SEMUT MERAH” CIREBON

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:13 WIB