Bandung,patrolinews86.com.-Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) menggelar sejumlah kegiatan selama Bulan Ramadan. Kegiatan tersebut melibatkan para siswa, termasuk tenaga pendidik,
Dan kegiatan positif untuk para siswa itu merupakan upaya dalam menanamkan nilai-nilai budi pekerti. Kegiatan ini dimulai tanggal 16 April sampai tanggal 11 Mei 2022 hampir satu bulan penuh dan dilakukan secara daring maupun virtual,” Kamis (14/04/2022).
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar Dedi Supandi memaparkan sejumlah kegiatan sekolah selama Ramadan. Pertama adalah kegiatan Islam di sekolah atau KIDS. Kegiatan KIDS dilaksanakan pada 22 April.
KIDS bagian dari peningkatan keimanan saat Ramadan. Kegiatan ini berisi tentang salat berjemaah, infak, kajian Alquran, buka puasa bersama dan lainnya.
Sementara itu, lanjut Dedi, Disdik mengajak siswa untuk berinfak dari mulai 5 April hingga 22 April. Kegiatan infak ini melalui program Infaq Massal Aktualisasi Masagi (IMAM).
“IMAM ini adalah program pengumpulan infaq dan sedekah secara massal selama bulan Ramadan yang dilakukan oleh siswa-siswi SMA, SMK dan SLB di Jabar,” paparnya.
Penyaluran santunan infak tersebut bisa disalurkan melalui Baznas, panti asuhan dan lainnya. Dedi menyerahkan sepenuhnya kepada siswa untuk memilih penyaluran santunan infak.
program IMAM tersebut bertujuan untuk membentuk karakter siswa, baik secara fisik maupun mental. Dedi menilai potensi infak di lingkungan pendidikan sangat luar biasa.
Lanjut Dedi, Bahwa kegiatan lainnya adalah Rantang Siswa. Kegiatan ini mengajak agar siswa di Jabar bisa saling berbagai makanan saat berbuka. Siswa diminta untuk peduli terhadap tetangganya, salah satunya dengan membagikan makanan.
“Kalau ada siswa yang mau masak sendiri, itu lebih bagus. Tidak perlu selalu makanan yang digoreng menggunakan minyak, yang terpenting bergizi.
Selain Rantang Siswa, kegiatan lainnya adalah Buka Bersama On The Screen (BUBOS). Kemudian ada juga kegiatan Sapa Bataru, kegiatan ini melibatkan tenaga kependidikan yang berdomisili di perumahan Bakti Padamu Guru (Bataru).
“Kita punya Perumahan Bakti Padamu Guru, dalam satu kawasan perumahan itu guru atau tenaga kependidikan. Saat sore hari ngampar di halaman rumah besama keluarga. Nanti buka puasa bersama di halaman rumah, nanti kami dari Disdik Jabar akan monitoring melalui drone.
Dedi menambahkan saat nuzululquran, akan dilaksanakan penulisan mushaf. Masing-masing sekolah menyiapkan guru dan siswa sebanyak 100 orang. Jumlah siswa ini sesuai atau setara dengan lima juz Alquran. Dan, siswa ini sebagai perwakilan menulis langsung di sekolah untuk kegiatan penulisan mushaf. Rencananya dilaksanakan pada 29 April, “pungkasnya.
(Deden Sudiana)






















